Berita

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Politik

Ketua DPD RI Berharap Mobil Terbang Jepang Jadi Inspirasi Pengembangan Teknologi Di Tanah Air

RABU, 10 MARET 2021 | 22:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kemajuan teknologi Jepang seperti tidak perlu diragukan. Terbaru, negara berjuluk Negeri Matahari Terbit itu akan menghadirkan teknologi mobil terbang.
 
Langkah maju Jepang ini direspons baik Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Ia berharap hal ini menjadi inspirasi untuk mendukung kemajuan teknologi di Indonesia.
 
Mobil terbang yang digagas Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang, menggunakan teknologi seperti drone.


Salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan standar keselamatan, serta sistem registrasi pesawat menuju aplikasi praktis pesawat generasi mendatang.
 
Mobil terbang layaknya drone ini ditargetkan diproduksi dan mulai digunakan pada tahun 2023.

"Mobil terbang ini diciptakan untuk mengurangi
kemacetan, efisiensi logistik dan transportasi antar pulau kecil. Realisasi ini mengingatkan kita pada film-film fiksi anime Jepang," ujar LaNyalla dalam keterangannya, Rabu (10/3).

Senator asal Jawa Timur ini mengatakan Indonesia harus juga mengembangkan teknologi.

"Indonesia pun harus mulai mengembangkan industri berbasis teknologi yang siap dipasarkan," katanya.

LaNyalla mencontohkan industri perkapalan yang disiapkan dalam roadmap. Industri ini diharapkan mampu membuat inovasi-inovasi yang dibutuhkan oleh negara-negara tujuan

"Terkait industri, kita memiliki universitas-universitas sains dan teknologi, baik negeri maupun swasta. Untuk itu, kita menyarankan kepada pemerintah untuk mencoba menjajaki hasil riset yang dilakukan para doktor- doktor teknologi kita, untuk masuk pada rencana strategis perindustrian nasional," jelasnya.

Ditegaskannya, Indonesia memerlukan pemikiran-pemikiran, karya, riset dan pengetahuan untuk menuju inovasi-inovasi industri masa depan.

"Kita harus terbuka dengan berbagai potensi ilmu
pengetahuan anak-anak bangsa. Karena dengan cara itu, kita bisa mengejar ketertinggalan dari negara-negara maju, termasuk dalam urusan teknologi," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya