Berita

Pertemuan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dengan Wakil Duta Besar Malaysia untuk RI, Adlan Mohd Shaffieq dan Minister Counsellor Tourism, Roslan Othman, di Jakarta/Ist

Politik

Perbatasan Indonesia-Malaysia Dibuka, Menparekraf Sandiaga: Pariwisata Kedua Negara Kembali Bangkit

RABU, 10 MARET 2021 | 20:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Indonesia dan Malaysia bersepakat untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan kedua negara dengan membuka gerbang perbatasan.

Rencana itu terungkap dalam pertemuan antara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dengan Wakil Duta Besar Malaysia untuk RI, Adlan Mohd Shaffieq dan Minister Counsellor Tourism, Roslan Othman, di Jakarta, Selasa (9/3).

Dikatakan Sandiaga, pertemuan itu menjadi tindak lanjut dari pertemuan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yasin.


"Kami menindaklanjuti hasil pertemuan antara Presiden RI dan Perdana Menteri Malaysia pada 5 Februari lalu. Dari pertemuan tersebut, salah satu yang menjadi poin pembahasan adalah terkait pembukaan kembali perbatasan," kata Sandiaga.

Sebagai negara serumpun, Sandiaga mengatakan Indonesia dan Malaysia pada prinsipnya telah sepakat untuk menerapkan skema Reciprokal Green Lane (RGL) atau yang dikenal di Indonesia sebagai pengaturan perjalanan koridor (travel corridor arrangement).

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini mengatakan, pembukaan perbatasan Indonesia dan Malaysia akan membuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menggeliat. Terlebih kedua negara selama ini saling mendatangkan banyak wisatawan.

Kemenparerkaf mencatat, kedatangan wisatawan Malaysia ke Indonesia mencapai 2.503.334 orang pada 2018, mengalami kenaikan di 2019 sebanyak 2.980.753 orang, dan turun pada 2020 sebanyak 978.840.

Sementara itu, kedatangan wisatawan Indonesia ke Malaysia mencapai 3.277.689 orang pada 2018, 3.623.277 pada 2019 dan 711.723 orang pada 2020.

"Dengan segera diterapkannya konsep ini, kita sama-sama berharap pariwisata di kedua negara bisa kembali bangkit dan membuka peluang kerja seluas-luasnya," demikian Sandiaga.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya