Berita

Ilustrasi vaksin nusantara/Net

Politik

Vaksin Nusantara Tak Disinggung, Wamenkes Dicecar Komisi IX DPR

RABU, 10 MARET 2021 | 15:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Riset dan Teknologi menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI, membahas perkembangan aksin Covid-19, Rabu (10/3).

Dalam rapat tersebut Komisi IX mencecar Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Herbuwono terkait perkembangan vaksin nusantara.

Wakil rakyat mencecar karena selama presentasi di hadapan Komisi IX DPR, Wamenkes tidak menyinggung tentang perkembangan vaksin nusantara. Dalam presentasi Wamenkes hanya menyinggung vaksin Merah Putih.


“Pak Wakil Menteri belum memaparkan tentang vaksin Nusantara. Di mana undangan kami 9 Maret acara ini jelas membahas mengenai penjelasan tentang dukungan pemerintah terhadap perkembangan vaksin Merah Putih dan Vaksin Nusantara,” ucap Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene dalam rapat, Rabu (10/3).

Dante pun menjawabnya dengan singkat tanpa merinci tahapan prosedural vaksin Nusantara.

“Vaksin nusantara sudah masuk dalam uji tahap I, semua masih berproses,” kata Dante.

Mendapati jawaban singkat Wamenkes, tidak membuat Komisi IX puas hati, dan Ketua Komisi IX mempertanyakan kembali kepada Wamenkes.

Ketua Komisi IX DPR Felly Estelita Runtuwene kemudian mengulas soal vaksin yang diproduk dalam negeri memang sedang proses.

Meski demikian, Felly meminta Kemenkes menjelaskan sejauh mana perkembangannya.

“Semuanya memang masih berproses, tapi betul belum menjawab pertanyaan kami bahwa di materi pertama sempat dikirim softcopy-nya ada disana (vaksin nusantara), ketika  diganti hilang, ini kami butuh penjelasan," kata Felly.

Komisi IX kata Felly, sangat mendukung hasil karya anak bangsa. atas dasar itulah, pihaknya ingin mendapatkan penjelasan dari Kemenkes.

"Komisi IX sangat mendukung hasil karya anak bangsa, dari waktu ke waktu, produk apa saja, itu semangat dari Komisi IX, tapi ketika kami menerima materi Kemenkes dan bisa diganti seperti ini, itu menjadi pertanyaan, ada apa sebetulnya?” tegasnya menutup.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya