Berita

Kartu anggota M. Nasir di Nasdem Pesawaran/Repro

Politik

Bukan Ke PAN, Eks Ketua DPC PDIP Pesawaran Lebih Memilih Gabung Nasdem

RABU, 10 MARET 2021 | 14:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Usai sudah misteri akan berlabuh ke partai mana eks Ketua DPC PDIP Pesawaran, M. Nasir. Mantan Ketua DPRD setempat itu dipastikan batal gabung ke Partai Amanat Nasional untuk berlabuh ke Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Kabar tersebut pun telah dikonfirmasi Nasir, usai beredarnya foto kartu tanda anggota (KTA) dengan foto dirinya sebagai kader Partai Nasdem Pesawaran melalui status WhatApp-nya pada Rabu (10/3) pukul 08.07 WIB.

"Betul, saya memang sudah resmi tergabung di Partai Nasdem Pesawaran sebagai anggota, dan teman-teman pengurus partai (Nasdem) sedang mengusulkan saya sebagai Ketua DPD Nasdem Pesawaran," jelas Nasir, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.


Nasir juga menyebut, partai besutan Surya Paloh itu merupakan wadah yang tepat untuk merealisasikan program kerakyatan.

"Yang menarik dari Nasdem adalah visi bagi pengembangan pertanian di Pesawaran. Karena kita tahu bahwa wilayah kita memang ditopang oleh pertanian dan perkebunan," tambahnya.

Karena itu, Nasir optimistis dia dapat terlibat dalam usaha membesarkan partai dengan jargon gerakan perubahan di wilayah setempat.

"Target kita tentu meningkatkan jumlah kursi legislatif di Pesawaran, sebelumnya empat kursi, mudah-mudahan ke depan dapat meningkat jadi lima hingga enam kursi," katanya.

Dengan bergabungnya M. Nasir di Partai Nasdem, hal itu otomatis menampik kabar sebelumnya yang menyebut dia tergabung dalam Partai PAN.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya