Berita

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna/RMOLJabar

Nusantara

Sudah Dapat 2 Suntikan Vaksin, Sekda Kota Bandung Dinyatakan Positif Covid-19

RABU, 10 MARET 2021 | 13:36 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabar cukup mengagetkan datang dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna. Meski sudah mendapat 2 dosis vaksin, Ema Sumarna kini dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Ema pun saat ini telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung sejak Selasa malam (9/3). Kondisinya dikabarkan baik-baik saja.

"Iya (dirawat di RSKIA), baru tadi malam. Pokoknya keadaan umumnya baik," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanagara, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (10/3).


Ahyani menuturkan, dirinya tidak mengetahui secara persis kondisi terkini dari Ema Sumarna. Namun, ia menegaskan, dari informasi yang didapat bahwa secara umum Ema dalam kondisi baik.

"Pak Sekda terkonfirmasi positif Covid-19, baik-baik saja. Kemarin juga menelepon, baiklah keadaan umumnya. Kalau kondisi persis Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna yang paling mengetahui yaitu Direktur RSKIA Kota Bandung Dr Taat Tagore," paparnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

"Iya, keadaan umumnya baik mohon doanya saja dari semua supaya cepat pulih," tandas Ahyani.

Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna, sebenarnya telah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19 pada Januari 2021 lalu. Waktu itu, Ema menjadi salah satu pejabat yang mendapat suntikan vaksin pertama di Kota Bandung.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya