Berita

Suasana ketika aktor penggagas KLB Deli Serdang, Darmizal, menitikkan air mata di hadapan wartawan dalam acara jumpa pers di Jakarta Selatan, Selasa (9/3)/RMOL

Politik

Darmizal Terisak Sesali Bantu SBY Jadi Ketum Demokrat, Syahrial Nasution: Air Mata Buaya

RABU, 10 MARET 2021 | 07:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penggagas acara Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat Deli Serdang, Darmizal, tiba-tiba menangis dalam konferensi pers, Selasa (9/3).

Ia mengaku menyesal pernah menjadi 'tim buru sergap' untuk memenangkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

"Saya sangat menyesal pernah menjadi aktor tim buru sergap untuk mendatangi ketua-ketua DPD, mengumpulkan ketua-ketua DPC, agar mereka berbulat tekad membangun chemistry agar Pak SBY yang dipilih pada kongres 2015 di Surabaya," ujar Darmizal.


Lantas Darmizal pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh DPD dan DPC Partai Demokrat. Dia menyebut saat ini ada rezim diktator di Partai Demokrat.

Pernyataan Darmizal itu dibalas sindiran oleh Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution, melalui akun Twitter pribadinya.

Syahrial menilai tangisan Darmizal itu tidak lebih sebagai air mata buaya. Syahrial juga menyindir klaim yang membuat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, bisa menjadi Ketum Demokrat dua periode dan Presiden adalah Darmizal.

Sebaliknya, Syahrial menegaskan kalau yang menjadikan Moeldoko bisa menjabat KSAD dan Panglima TNI adalah SBY.

"Memangnya yang bikin SBY jadi Presiden 2004 itu kau?" tulis Syahrial, seperti dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

"Kalau yang menjadikan Moeldoko KSAD dan Panglima TNI pasti SBY. Ada Keppresnya, yang teken Pak SBY," pungkas Syahrial.

Darmizal merupakan kader Demokrat yang dipecat karena terlibat dalam upaya mengambil alih kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres 2020.

Upaya tersebut berujung pada terselenggaranya KLB yang digelar kubu kontra-AHY di Deli Serdang yang memilih Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Darmizal juga mengakui kedekatannya dengan Moeldoko sudah terjalin cukup lama. Bahkan, dirinya mengaku menjadi aktor di balik pertemuan sejumlah kader Partai Demokrat dengan Moeldoko.

Darmizal bahkan mengklaim dirinya dan Moeldoko sama-sama pernah membantu SBY sukses menjadi Presiden selama dua periode.

"Dan saya berterima kasih diberi gelar sebagai aktor dalam pertemuan antara kader dengan Pak Moeldoko sahabat saya sejak tahun 96. Sebagaimana kami dulu juga menjadi aktor mengantar SBY menjadi presiden tahun 2004-2014 itu catatan sejarah," ujar Darmizal, Kamis (18/2).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya