Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama jajaran DPP Demokrat/Ist

Politik

Konflik Demokrat Bagian Pendewasaan Berpolitik, Ketum Parpol Lain Jangan Ikut Campur

RABU, 10 MARET 2021 | 04:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Konflik internal yang terjadi di Partai Demokrat sepatutnya tak perlu dicampuri oleh partai lain, apalagi oleh ketua umum partai politik lain.

"Saya kira begitu, ketum lain tidak boleh ikut campur konflik internal partai (Demokrat)," kata pengamat politik dari Lembaga Analisis Politik Indonesia (LAPI), Maksimus Ramses Lalongkoe kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (9/3).

Dalam dunia politik Tanah Air, kata dia, konflik di internal partai sudah menjadi hal yang biasa terjadi. Hampir semua partai politik mengalami adanya konflik di internal.


Oleh karenanya, upaya pengambilalihan kepemimpinan di Partai Demokrat murni sebagai persoalan internal partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pun demikian dengan keterlibatan pemerintah dalam menghadapi gerakan mengklaim sebagai Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Deli Serdang.

Bagi Ramses, sikap pemerintah yang menunggu surat resmi dari 'KLB' Deli Serdang sudah tepat tanpa harus mengintervensi Demokrat. Meski dalam gerakan tersebut turut melibatkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko.

"Dalam dunia politik itu hal biasa saja. Itu konflik internal untuk mendewasakan para kader mengelola partai," demikian Ramses mengakhiri.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya