Berita

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko saat hadir di acara mengatasnamakan KLB Demokrat/Repro

Politik

Pengamat: Sudah Benar Pemerintah Tunggu Laporan 'KLB' Demokrat Deli Serdang

RABU, 10 MARET 2021 | 01:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sikap pemerintah yang belum mengambil tindakan atas upaya pendongkelan Partai Demokrat yang melibatkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dinilai sudah tepat.

"Saya kira pemerintah baru bisa menyikapinya kalau kubu 'KLB' sudah melaporkan ke Kemenkumham atas kegiatannya," kata pengamat politik Maksimus Ramses Lalongkoe kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (9/3).

Sepanjang eks Kader Demokrat Jhonny Allen dkk belum melaporkan ke Kemenkumham, kata dia, maka pemerintah tidak bisa mencampuri urusal internal partai.


"Kalau mereka (pemerintah) masuk sebelum ada dokumen masuk, maka itu dianggap intervensi politik dan tidak mungkin pemerintah masuk," jelasnya.

Di sisi lain, Ramses meyakini pemerintah akan menyikapi kisruh Demokrat secara bijak.

"Melalui Menkumham (Yasonna Laoly), mereka (pemerintah) pasti menelaah dan meneliti dengan menggunakan dua indikator, yakni UU Partai Politik dan AD/ART partai. Harus dilihat dengan cermat supaya putusannya tidak salah," urai Ramses.

"Yang pasti, putusannya pasti ada pihak yang merasa dirugikan, tapi kan pemerintah tidak asal terbitkan SK," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya