Berita

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)/Net

Politik

Ibas: Saya Yakin, Pemimpin Negeri Ini Punya Nurani Menilai Baik Dan Salah

SELASA, 09 MARET 2021 | 19:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Demokrat masih meyakini pemerintah akan hadir dan objektif meluruskan gerakan sepihak yang diklaim Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) soal dinamika pasca KLB ilegal tersebut.

"Saya masih yakin, negara hadir, pemimpin negeri ini punya nurani untuk melihat mana yang benar, mana yang salah," kata Ibas kepada wartawan, Selasa (9/3).


Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI mengatakan, KLB Deli Serdang secara gamblang mencerminkan adanya segelintir politisi yang berupaya mencederai demokrasi.

Meski begitu, dia yakin pemerintah dan masyarakat secara umum akan tetap jernih melihat pentingnya menjaga demokrasi.

"Saya masih percaya bahwa demokrasi itu sesungguhnya indah jika dilihat dan dilakukan semua melalui proses yang benar, beretika dan sesuai konstitusi. Kami sebagai anggota DPR terpilih dengan cara dan dalam kehidupan demokrasi, pemimpin negara pun demikian," terangnya.

"Jadi tidak ada alasan bagi kita semua, termasuk pemerintah, untuk ikut terlibat atau mendukung dalam upaya-upaya merusak demokrasi," katanya lagi.

Ibas berharap, kebenaran dan keadilan akan tetap dijunjung di negeri ini.

"Bagi kami, ada siang, ada malam. Tapi semangat kami tetap 'ayo kita selamatkan demokrasi'," ucapnya seraya meminta para kader Partai Demokrat menggaungkan tagar #SelamatkanDemokrasi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya