Berita

Anggota Komite III DPD RI Erlinawati/Net

Politik

Kekerasan Terhadap Perempuan Masih Marak, Erlinawati: Aparat Harus Ambil Tindakan

SELASA, 09 MARET 2021 | 18:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komnas Perempuan mencatat ada 299.911 kasus kekerasan terhadap perempuan sepanjang 2020. Angka tersebut menurun signifikan dibandingkan laporan tahun sebelumnya, dimana terdapat 431.471 kasus.

Dari 299.911 kasus kekerasan terhadap perempuan, kasus yang ditangani pengadilan sejumlah 291.677 kasus, lembaga layanan mitra Komnas Perempuan sejumlah 8.234 kasus, dan Unit Pelayanan dan Rujukan (UPR) Komnas Perempuan sebanyak 2.389 kasus.

Dari 8.234 kasus yang ditangani oleh lembaga layanan mitra Komnas Perempuan, jenis kekerasan terhadap perempuan tercatat kekerasan terhadap istri (KTI) menempati peringkat pertama dengan 3.221 kasus, kekerasan dalam pacaran 1.309 kasus, kekerasan terhadap anak perempuan sebanyak 954 kasus, dan sisanya kekerasan oleh mantan pacar, mantan suami, serta kekerasan terhadap pekerja rumah tangga.


Mendengar catatan tahunan Komnas Perempuan itu, Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mengaku prihatin masih maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan. Hal itu diungkapkan oleh anggota Komite III DPD RI Erlinawati.

"Kontadiktif dengan peringatan kemarin, dimana dilangsungkan hari perempuan sedunia yang menunjukan keberhasilan perjuangan hak-hak perempuan di berbagai bidang. Namun, di sisi lain kita masih mendengar kasus-kasus tentang tindak kekerasan kepada perempuan dan anak selama periode tahun," ujar Erlinawati, Selasa (9/3).

Senator Kalimantan Barat itu menambahkan, kasus kekerasan terhadap perempuan seperti fenomen gunung es lantaran masih banyak korban yang enggan untuk melaporkan.

"Yang lebih miris terkadang orangtuanya masih menganggap permasalahan biasa. Perlindungan perempuan dan anak belum menjadi isu yang menggelitik kaumnya sendiri," sambung Erlinawati.

Oleh sebab itu, Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalbar itu mengatakan bahwa Komite III DPD RI yang memiliki salah satu lingkup tugas yakni pada bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak meminta aparat penegak hukum untuk segera melakukan tindakan jika menemukan laporan terhadap kasus tersebut.

"Komite III meminta kepada penegak hukum untuk menindak segala laporan terkait dengan kekerasan terhadap perempuan dan memberikan perlindungan secara hukum," tuturnya.

Lebih lanjut, Erlinawati juga mengaku bahwa pihaknya tak henti-hentinya menggaungkan wacana kesetaraan gender bagi kaum perempuan. Menurutnya, pentingnya peranan perempuan dalam lini kehidupan sehingga peran dan fungsi perempuan harus selalu diperhatikan.

"Komite III mengajak seluruh masyarakat untuk menggaungkan masalah ini agar kesetaraan gender terwujud secara konkrit dan nyata," tuntasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya