Berita

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan keterangan pers/Repro

Politik

Moeldoko Jadi Ketum Lewat Cara Inkonstitusional, AHY: Silakan Masyarakat Menilai

JUMAT, 05 MARET 2021 | 18:36 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres V Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tak habis pikir dengan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang bersedia menjadi Ketua Umum partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal.

"Motif Moeldoko sejak awal memang ingin mengambil alih kepemimpinan partai Demokrat yang sah, menggunakan cara-cara yang inkonstitusional serta jauh dari moral dan etika politik," kata AHY dalam keterangan pers di DPP Demokrat, Jumat (5/3).

Untuk itu, AHY mempersilahkan publik memberikan penilaian atas apa yang telah dilakukan oleh mantan Panglima TNI itu terhadap Partai Demokrat melalui kegiatan yang diklaim sepihak sebagai KLB Partai Demokrat.


"Kini saya mempersilahkan kepada seluruh rakyat Indonesia yang saya cintai dan saya banggakan, untuk menilai sendiri sikap-sikap dan prilaku tersebut," ujar AHY.

Bagi dirinya, apa yang dilakukan oleh Moeldoko merupakan sikap yang tidak menunjukan ksatria seperti yang telah diajarkan dalam pendidikan militer.

"Bukan juga sikap dan prilaku yang bisa dijadikan contoh yang baik bagi seluruh rakyat dan bagi seluruh generasi muda," tandas AHY.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya