Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Isu KLB, Momentum AHY Konsolidasi Internal Sekaligus Ajang Pembuktian Bukan Tokoh Kaleng-kaleng

JUMAT, 05 MARET 2021 | 15:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Isu klaim sepihak yang mengatasnamakan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat bisa dijadikan momentum bagi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menkonsolidasikan internal sekaligus ajang pembuktian bahwa dirinya mumpuni memimpin partai berlambang mercy itu.

Begitu pandangan Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (5/3).

"Momentum ini menjadi ujian bagi AHY. Kalau AHY bisa mengkonsolidasikan semua ini saya kira dia bukan tokoh kaleng-kaleng lagi. Tokoh yang tak bisa disetir termasuk oleh bapaknya sendiri, makanya pembuktian (menyelesaikan klaim sepihak KLB) ini harus dibuktikan oleh AHY, bahwa dia adalah tokoh hebat dan potensial," kata Adib.


Menurut Adib, pembelahan partai politik belakangan tahun terakhir memang kerap terjadi dan saat ini menghinggapi Demokrat. Jika upaya pembelakan partai berlambang mercy itu terafiliasi dengan pihak di lingkaran kekuasaan dan AHY mampu menangkalnya maka, kata Adib, menjadi nilai plus bagi putra sulung mantan Presiden SBY itu.

"Lagi-lagi ini adalah ujian, jika AHY bisa melawati itu semua dengan membawa gerbong Demokrat. Dan tetap solid serta posisinya sebagai Ketum tak goyah lalu bisa merangkul semua kepentingan politik di Demokrat, saya yakin AHY bakal menjadi kuda hitam yang patut diperhitungkan di Pilpres 2024," pungkas Adib.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya