Berita

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Ratna Dewi Pettalolo/Net

Politik

Bawaslu Catat 155 Perkara Pidana Pilkada 2020 Sudah Diputus Pengadilan, Ini Daftarnya

JUMAT, 05 MARET 2021 | 14:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ratusan perkara pidana yang terjadi dalam pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 kemarin sudah diputus pengadilan.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Ratna Dewi Pettalolo memaparkan data ini, yang merupakan hasil rekapitulasi yang dilakukan pihaknya hingga Jumat ini (5/3).

"Putusan pengadilan negeri sudah 155. Di antaranya 149 dinyatakan bersalah, satu dinyatakan gugur dan lima dinyatakan bebas," ujar Ratna Dewi dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, siang ini.


Selain putusan Pengadilan Negeri (PN), Bawaslu juga mencatat 33 putusan di Pengadilan Tinggi terkait Pilkada sudah keluar.

"Di mana rinciannya, ada 16 putusan yang menguatkan putusan PN, 13 putusan mengubah putusan PN, tiga membatalkan putusan PN dan satu tidak diterima," bebernya.

Adapun untuk rincian perkara pidana yang diputus pengadilan dalam catatan Bawaslu ini adalah sebagai berikut:

1. Pelanggaran Pasal 177: Pilkada Bengkalis

2. Pelanggaran Pasal 178: Pilkada Kabupaten Asmat dan Nabire, Papua

3. Pelanggaran Pasal 178A: Tujuh Perkara di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur dan Kabupaten Nabire, Papua

4. Pelanggaran Pasal 178B: 12 perkara di Kabupaten Ketapan Kalimantan Barat; Kabupaten Pandegelang, Banten; Kota Solok, Sumatera Barat; Kota Mataram, NTB; Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara; dan Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.

5. Pelanggaran Pasal 178C: Kabupaten Keerom, Papua dan Kabupaten Bovendigoel, Papua

6. Pelanggaran Pasal 178D: Tujuh perkara di Kabupaten Waropen, Papua

7. Pelanggaran Pasal 178E ayat (1): Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara

8. Pelanggaran Pasal 180 ayat (1): Kabupaten Supiori

9. Pelanggaran Pasal 185A: satu perkara di Kabupaten Membramo Raya dan empat perkara di Kabupaten Waropen

10. Pelanggaran Pasal 185B: Dua perkara di Kabupaten Kutai Timur dan satu perkara di Kabupaten Membarmo Raya

11. Pelanggaran Pasal 187 ayat (1): Dua perkara di Kabupaten Pekalongan

12. Pelanggaran Pasal 187 ayat (2): Tujuh perkara yang tersebar di Kabupaten Kepuluan Sula, Sumbawa Besar, Donggala, Konawe, Belitung dan Kepuluan Aru

13. Pelanggaran Pasal 187 ayat (3): 10 perkara yang tersebar di Kabupaten Barru, Tana Toraja, Luwu Utara, Kota Depok, Mamuju

14. Pelanggaran Pasal 187 ayat (4): Kabupaten Ketapang, MTB Maluku, Bengkalis

15. Pelanggaran Pasal 187A ayat (1): Ada 24 perkara yang tersebar di Tangsel, Tarakan, Berau, Sianjur,, Palu, Jember, Provinsi Jambi, Halmahera Selatan, Mataram, Membramo Raya, Ciamis, Indragiri Hulu, Pelalawan, 50 Kota, Mamuju Utara, Taput Sumut, Belu, Luwu Utara dan Bulukumba

16. Pelanggaran Pasal 187 ayat (2): Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat

17. Pelanggaran Pasal 188: Ada 62 perkara yang tersebar di Indragiri Hulu, Pelalawan, Kuatansingigi, Tasikmalaya, Bandung, Depok, Cianjur, Indramayu, Mamuju, Lampung Tengah, Wonosobo, Sukoharjo, Banjar, Waropen, Gorontalo, Sungai Penuh, Pasaman Barat, Sawahlunto, Taput, Pulau Taliabu, Ternate, Halamahera Selatan, Kepuluan Sula, Donggala, Poso, Gowa, Selayar, Toraja Utara, Bulukumba, Luwu Timur, Pangkep, Tana Toraja, Luwu Utara, Dompu, Bima, Sumbawa Besar, Lombok Tengah, SBT Maluku, Nunukan, Tarakan dan Konawe

18. Pelanggaran Pasal 189: Kabupaten Dumai, Riau

19. Pelanggaran Pasal 198A: Mamuju, Kepulauan Sula, Tidore dan Sukoharjo.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya