Berita

Vaksin AstraZeneca/Net

Dunia

Uni Eropa Blokade Pengiriman Vaksin AstraZeneca Ke Australia

JUMAT, 05 MARET 2021 | 10:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Uni Eropa memblokir pengiriman lebih dari seperempat juta vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca dan Universitas Oxford ke Australia, sebagai bagian dari sistem kontrol ekspor.

CBC News pada Jumat (5/3) melaporkan, pemblokiran itu dilakukan atas permintaan Italia, dan disetujui oleh Uni Eropa.

Kementerian Luar Negeri Italia telah menyatakan keberatannya atas pengiriman vaksin ke Australia karena kurangnya pasokan di Uni Eropa.


Selain itu, jika mempertimbangkan jumlah pengiriman, dikatakan pemblokiran lebih dari 250. 700 dosis vaksin Covid-19 ke Australis tidak akan membuat negara itu rentan.

Laporan pemblokiran vaksin itu pertama kali dilaporkan Financial Times pada Kamis malam (4/3). Dilaporkan bahwa Italia telah memberi tahu pihak AstraZenec pada Selasa (2/3).

Sejak memulai kampanye vaksinasi pada akhir Desember, Uni Eropa dihadapkan pada kekhawatiran kekurangan pasokan vaksin. Terlebih banyak perusahaan telah melakukan kesepakatan dengan negara lain.

Uni Eropa juga dibuat kesal dengan AstraZeneca yang mengirim pasokan vaksin jauh lebih sedikit dari yang dijanjikan dari pesanan awal berjumlah 80 juta dosis pada kuartal pertama.

Sehingga pada akhir Januari, Uni Eropa mengeluarkan sistem kontrol ekspor untuk vaksin Covid-19. Sistem itu memaksa produsen untuk menghormati kewajiban mereka memenuhi kebutuhan untuk blok.

Sistem kontrol itu telah membuat khawatir Kanada yang diperkirakan akan mendapatkan pasokan vaksin.

Namun Komisi Eropa mengisyaratkan bahwa kontrol ekspor hanya akan diberlakukan dalam kasus yang sangat terbatas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya