Berita

Presiden Joko Widodo/Repro

Politik

Gaungkan Benci Produk Luar Negeri, Ucapan Dan Tindakan Jokowi Jauh Berbeda

JUMAT, 05 MARET 2021 | 09:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menggaungkan untuk membenci produk luar negeri dianggap semakin membenarkan kesimpulan dari Benjamin Bland dalam buku "Man of Contradictions: Joko Widodo and the Struggle to Remake Indonesia".

Demikian disampaikan oleh analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, yang juga menilai pernyataan yang disampaikan pada Kamis (4/3) itu menunjukkan kontradiksi pada diri Jokowi.

"Membenarkan kesimpulan dari Ben Bland bahwa Jokowi itu 'Man of Contradictions'," ujar Ubedilah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (5/3).


Bahkan narasi yang disampaikan Jokowi itu, kata Ubedilah, membuat dunia Internasional terheran-heran.

"Sebab, jika Jokowi kunjungan ke luar negeri ia menjilat negara lain untuk investasi ke Indonesia. Tetapi ketika Jokowi pidato di depan rakyatnya sendiri, ia ajak membenci produk asing. Mungkin ini salah satu penyebab mengapa angka investasi di Indonesia minus 6 persen," jelas Ubedilah.

Kontradiksi atau munafik politik soal produk asing menurut Ubedilah juga sesungguhnya sudah melekat pada Jokowi.

"Misalnya Jokowi impor berjuta-juta vaksin dari luar negeri, kendaraan Jokowi itu produk luar negeri, motor yang dipakai bergaya-gaya Jokowi juga dari luar negeri. Jadi antara ucapan dan tindakan jauh berbeda," pungkasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya