Berita

Anggota Komisi VI DPR RI dari Partai Demokrat Herman Khaeron/Net

Politik

Demokrat: Kampanye "Membenci Produk Impor" Harus Dibarengi Dengan Kebijakan Di Lapangan

KAMIS, 04 MARET 2021 | 14:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo menggaungkan kampanye untuk membenci produk-produk impor. Hal ini untuk menggairahkan UMKM dan produk dalam negeri agar dapat menguasai pasar domestik.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyampaikan adanya kampanye tersebut harus diiringi dengan pembatasan produk impor.

"Saya kira kebijakan yang populis dan sebaiknya diringi dengan kebijakan pembatasan impor untuk barang tertentu khusunya dari China," ucap Herman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/3).


Selanjutnya, legislator Fraksi Partai Demokrat ini mengatakan seruan yang digaungkan oleh Presiden Joko Widodo juga harus berbarengan dengan menggiatkan produk dalam negeri.

"Seringkali kebijakan populis Presiden tidak sejalan dengan implementasinya di lapangan. Oleh karenanya seruan Presiden terkait mengedepankan produk lokal harus sesuai dengan implementasinya," katanya.

"Dan tentu menjadi prospek UMKM jika faktanya juga pro terhadap produk dalam negeri," tandas Herman Khaeron menambahkan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya