Berita

Hengky Luntungan (pegang mic) saat jumpa pers yang dilakukan segelintir oknum pendiri partai lain, Sabtu (27/2)/Net

Politik

Hengky Luntungan Harus Tunjukkan Mental Pejuang, Bukan Pengeluh Dan Penggerutu

Pendiri Dan Deklarator Demokrat Tolak KLB Ilegal
SENIN, 01 MARET 2021 | 10:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Para pendiri Partai Demokrat keberatan terhadap segelintir oknum pendiri dan mantan kader partai yang berniat mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara tidak sah, berkonspirasi dengan pihak eksternal.

Para pendiri solid mendukung kepemimpinan serta kepengurusan Partai Demokrat  yang sudah disahkan pemerintah. Mereka juga mengapresiasi keputusan pemecatan kader-kader yang berkhianat.

Demikian disampaikan Ketua Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat, Steven Rumangkang menanggapi jumpa pers yang dilakukan Hengky Luntungan dan segelintir oknum pendiri partai lain, Sabtu (27/2).


"Hengky bertindak atas namanya sendiri. Kami, para pendiri Partai Demokrat, solid berada di belakang Ketum AHY dan pengurus DPP yang sah," kata Steven, Senin (1/3).

Di mata Steven dan para pendiri partai lainya, Hengky Luntungan tidak punya kapasitas dan legal standing untuk mempersoalkan kepemimpinan Partai Demokrat, apalagi mengusulkan KLB atau mempersoalkan pemecatan.

"Ini semua urusan internal Partai Demokrat dan sudah ada mekanismenya berdasarkan ART PD BAB VII, Pasal 83," tegas dia.

Steven tercatat sebagai pendiri nomor 99 dan merupakan putra mendiang Vence Rumangkang yang merupakan pendiri Partai Demokrat nomor 1, sesuai akte pendirian Partai Demokrat. Selain Steven, Vera Rumangkang, putri mendiang Vence, juga tercatat sebagai pendiri dan kini menjadi Waketum Partai Demokrat serta anggota DPR RI.

Semasa hidupnya, mendiang Vence bahu-membahu dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mendirikan Partai Demokrat tahun 2001.

Sebenarnya Undang-Undang Partai Politik hanya mensyaratkan minimal 50 orang sebagai pendiri. Tapi untuk menghormati peran SBY, maka jumlah pendiri dijadikan 99, menyimbolkan tanggal 9 September, hari lahir SBY. Angka 99 ini juga representasi dari 99 pendiri Partai Demokrat.

Wasekjen Partai Demokrat Jovan Latuconsina membenarkan pendapat Steven. "Kepemimpinan dan kepengurusan DPP Partai Demokrat periode 2020-2025 sudah disahkan oleh Kemenkumham dan diumumkan dalam lembaran negara," tegas dia

"Sama sekali tidak ada alasan untuk menyelenggarakan KLB. Lagipula sudah ada deklarasi 34 Ketua Partai Demokrat menolak KLB, jadi syarat legal formal untuk KLB sudah tertolak," ungkap Jovan menambahkan.

Jovan menyindir Hengky yang mengaku pendiri tapi tidak menunjukkan sikap yang konsisten dan konsekuen.

"Pak Hengky ikut menikmati saat Partai Demokrat berjaya, tapi hilang ketika Partai Demokrat mengalami ujian, sekarang sibuk mengusik-usik kepengurusan Partai Demokrat yang sedang memperjuangkan harapan rakyat. Kalau memang pendiri, tunjukkan mental pejuang, bukan pengeluh dan penggerutu," tukasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya