Berita

Jaya Suprana/RMOL

Jaya Suprana

Teka Teki Masa Corona

MINGGU, 28 FEBRUARI 2021 | 23:16 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

UNTUK mengisi waktu pada masa karantina diri di dalam rumah akibat pageblug Corona, saya ajak Anda untuk memecahkan beberapa teka-teki matematikal yang tidak terlalu sulit. Saya tidak memberi jawabannya karena pasti Anda mampu menemukan jawaban-jawabannya sendiri.

Bagi yang merasa teka-teki saya membosankan akibat terlalu mudah maka silakan berhenti membaca sampai di sini saja. Silakan melakukan kegiatan yang lebih penting ketimbang memecahkan teka-teki mudah saya ini.

Pertama


Teka-teki pertama sangat mudah yaitu tersedia dua buah ember di mana yang satu berkapasitas tiga liter air, yang lain lima liter air. Bagaimana cara kita bisa memperoleh empat liter air dengan menggunakan dua ember tersebut?

Kedua

Kereta-api listrik non stop dari Jakarta ke Bogor pada jalur yang sama dengan kecepatan yang sama. KA yang berangkat pukul 14.00 menempuh perjalanan Jakarta-Bogor dalam delapan puluh menit. Tetapi KA yang berangkat pukul 16.30 menempuh perjalanan Jakarta-Bogor ternyata dalam waktu 1 jam duapuluh menit.  

Kedua KA menempuh perjalanan dengan menghadapi kecepatan angin 20 kilometer per jam dari arah berlawanan dengan arah KA melaju. Kenapa waktu perjalanan kedua KA bisa berbeda dan ke mana arah asap KA bertiup ?

Ketiga

Sang Raja punya dua orang putra yang harus bertanding naik kuda untuk memperoleh warisan tahtanya. Untuk itu sang Raja menyediakan bagi kedua pangeran dua ekor kuda bernama Peter dan Petir.

Kemudian sang Raja bersabda bahwa kuda yang lebih lambat tiba istana di atas bukit seberang  menentukan siapa di antara kedua pangeran berhak mewarisi tahta sang Raja.

Putra sulung bingung sementara putra bungsu langsung menunggangi seekor kuda di antara kedua kuda yang disediakan sang Raja kemudian memacu sang kuda untuk secepat mungkin tiba di istana di bukit seberang.

Kenapa akhirnya sang Raja mewariskan tahtanya kepada putra bungsu yang justru bersama kuda terlebih dahulu di istana di atas bukit seberang ?

Keempat

Gareng memiliki dua ekor bebek yang berjalan di depan seekor bebek sementara dua bebek berjalan di belakang seekor bebek dan ada seekor bebek yang berada di tengah kerumunan bebek itu. Ada berapa jumlah total bebek dimiliki Gareng?

Kelima

Amir bersama anjingnya menyeberangi sebuah jembatan sepanjang duaratus sementara Amat bersama anjingnya menyeberangi jembatan yang sama tetapi dari arah yang berlawaan dari Amir bersama anjingnya dengan kecepatan lebih lambat 50 persen dari Amir dan anjingnya.

Pada meter ke berapa pada jembatan tersebut Amir dan anjingnya berjumpa dengan Amat dan anjingnya. Dan siapa nama anjing Amir dan apa jenis anjing Amat?

Keenam

Seorang ibu melahirkan dua bayi lelaki pada hari yang sama pada jam yang sama dan pada tahun yang sama tetapi kedua bayi itu bukan bayi kembar. Bagaimana bisa terjadi begitu itu?

Terakhir

Jam dinding di dalam kamar tidur saya rusak. Pada setiap jam, jam saya itu selalu terlambat tigapuluhenam menit. Namun tepat sejam yang lalu jam sialan itu total berhenti pada jam 08.24.

Saya teringat bahwa jam dinding brengsek itu masih tepat waktu pada saat jarum jam menunjukkan waktu pk 02.00 WIB. Jam berapa sekarang?

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya