Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

AHY Dinilai Gagal Memimpin Demokrat, BMI: Pandangan Ini Berlawanan Dengan Fakta

JUMAT, 26 FEBRUARI 2021 | 02:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dinilai oleh senior Partai Demokrat Max Sapacua gagal dan tidak mampu memimpin partai dengan baik.

Ketua Umum Bintang Muda Indonesia (BMI) Partai Demokrat Farhan Efendi mengatakan, bahwa pernyataan tersebut bertolak belakang dengan fakta yang ada.

“Apa yang dikemukakan bahwa Mas AHY gagal ini juga sangat tidak ada alasan dan berlawanan dengan fakta yang ada di masyarakat,” tegas Farhan dalam jumpa media di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (25/2).


Menurutnya, selama satu tahun ini kepemimpinan AHY dirasa tidak hanya Partai Demokrat tapi seluruh bangsa Indonesia adalah paling visioner.

“Terbukti bahwa Partai Demokrat hari ini bisa mencapai kemenangan di pilkada itu sebuah prestasi yang semua orang tahu,” imbuhnya.

Farhan menekankan jika ada oknum yang menyebut kepemimpinan AHY di Partai Demokrat tidak berprestasi merupakan pemikiran yang tidak waras.

“Manakala ada teman-teman bahkan orang dalam sendiri itu, mengatakan tidak berprestasi itu adalah pemikiran yang tidak waras dan pasti sudah kemasukan coro dalam otaknya,” tegasnya lagi.

“Saya tidak tahu apakah dia diiming-imingin atau tidak, yang jelas dalam praktik politik itu hal semacam itu bukan semacam hal yang tabu,” sambungnya.

Dia menambahkan, seorang aktivis yang mau diiming-imingi materi untuk menekan seseorang merupakan hal yang tidak baik.

“Moral bagi aktivis sesuatu yang dilaksanakan semacam itu adalah moral yang buruk dan busuk,” tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya