Berita

Anggota Komisi II DPR RI, Ihsan Yunus selesai diperiksa penyidik KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi bantuan sosial Covid-19/RMOL

Hukum

Rampung Diperiksa 7,5 Jam, Ihsan Yunus: Semuanya Sudah Disampaikan Ke Penyidik

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 | 21:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Politisi PDIP Ihsan Yunus selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap bantuan sosial (bansos) sembako Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek 2020, Kamis malam (25/2).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Ihsan selesai diperiksa pada pukul 21.33 WIB atau telah diperiksa selama 7,5 jam sejak tiba di Gedung KPK pukul 14.08 WIB.

Usai menjalani pemeriksaan, anggota Komisi II DPR RI ini tak banyak bicara.

"Intinya saya sudah menjelaskan semua kepada penyidik. Kalau ada yang mau ditanyakan, silakan ke penyidik," ujar Ihsan kepada wartawan.

Ia juga enggan bicara saat disinggung keterkaitannya dengan perkara suap bansos Covid-19, termasuk keterkaitan namanya yang turut disebut dalam rekonstruksi maupun terkait penggeledahan penyidik di kediamannya.

"Tanya ke penyidik saja ya. Iya, rumah saya sudah digeledah kemarin," singkatnya.

Pun demikian saat disinggung terkait barang bukti yang diamankan penyidik saat penggeledahan. Politisi PDIP ini memilih irit bicara.

"Tanya sama penyidik ya," demikian Ihsan Yunus.

Sementara itu, KPK juga belum menyampaikan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik kepada Ihsan pada hari ini.

Populer

Satu Generasi Rusak Di Tangan Nadiem Makarim, Pengamat: Aneh Jika Lolos Lagi Pada Reshuffle Jilid II

Sabtu, 10 April 2021 | 09:11

Kuat Dan Licin, KPK Diminta Segera Tangkap Haji Isam Dan Mukmin Gunawan

Sabtu, 10 April 2021 | 12:14

Moeldoko Dikabarkan Mundur Siang Ini, Begini Kata Orang Istana

Jumat, 09 April 2021 | 10:42

Isu Tiga Periode Luntur, Jokowi Diyakini Akan Banting Setir Jadi King Maker

Jumat, 09 April 2021 | 17:33

Reshuffle Di Depan Mata, Relawan Usulkan Lima Pembantu Jokowi Ini Dicopot

Sabtu, 10 April 2021 | 11:49

Rocky Gerung: Bocoran Bambang Brodjonegoro Menunjukkan Presiden Memang Cuma Petugas Partai

Selasa, 13 April 2021 | 12:50

Erdogan Marah Dijuluki Diktator, Turki Langsung Bekukan Pembelian Helikopter Dari Italia

Senin, 12 April 2021 | 08:45

UPDATE

Rusia Tangkap Dua Intel AS Yang Diduga Rencanakan Pembunuhan Alexander Lukashenko

Minggu, 18 April 2021 | 13:28

Inggris Buka Pusat Vaksinasi Covid-19 Setelah Berbuka Puasa Untuk Muslim

Minggu, 18 April 2021 | 12:49

Polri Masih Cari Keberadaan Jozeph Paul Zhang

Minggu, 18 April 2021 | 12:47

Rizal Ramli: Ratu Elizabeth Saja Ikuti Prokes, Di Sini Kok Malah Sok Kuasa

Minggu, 18 April 2021 | 12:26

Menuju Tangerang Religi, Pemkab Gelontorkan Rp 4,9 Miliar Untuk Insentif Guru Ngaji

Minggu, 18 April 2021 | 12:22

MUI Minta Umat Islam Tenang Dan Serahkan Kasus Jozeph Paul Zhang Ke Polisi

Minggu, 18 April 2021 | 11:59

Kesendirian Ratu Elizabeth Mencabik-cabik Hati Warganet

Minggu, 18 April 2021 | 11:48

Belajar Dari India, Tinggalkan Pencitraan, Dan Bersikaplah Kesatria

Minggu, 18 April 2021 | 11:45

Sandiaga Uno Target 23,8 Juta Pelaku Parekraf Divaksin Covid-19 Dalam Setahun

Minggu, 18 April 2021 | 11:32

Nadiem Minta PP 57/2021 Direvisi, Pimpinan Komisi X: Sungguh Sangat Tidak Teliti

Minggu, 18 April 2021 | 11:22

Selengkapnya