Berita

Kader Partai Demokrat Sumut, Ongku P Hasibuan/Repro

Politik

Kutuk Upaya Kudeta, Kader Demokrat Sumut Siap Melawan Setiap Upaya Pengkhianatan Dan Gerakan Inkonstitusional

RABU, 24 FEBRUARI 2021 | 09:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabar upaya kudeta terhadap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat yang sah menyulut keprihatinan kader-kader partai berlambang bintang mercy di berbagai daerah.

"Kami sebagai anggota/kader Partai Demokrat, dengan tegas menyatakan sangat prihatin dan kecewa atas upaya  'inkonstitusional' tersebut," tegas kader Partai Demokrat Sumut, Ongku P Hasibuan, melalui keterangannya, Rabu (24/2).

Menurut Ongku, Kongres Luar Biasa (KLB) memang tidak bertentangan dengan AD/ART partai. Namun jika sampai melibatkan pihak luar dalam upaya menggalang kekuatan di dalam jajaran partai untuk menggulingkan kepengurusan yang sah, maka hal itu termasuk perbuatan yang sangat tercela.


Bahkan dapat dikategorikan sebagai suatu bentuk penghianatan terhadap partai. Karena mereka bukan ingin membangun kembali kejayaan partai, para pelaku "rencana makar" beserta pihak eksternal, malah ingin menggembosi partai dengan menimbulkan kegaduhan di internal partai.

"Menurut hemat kami, Kongres V Partai Demokrat tanggal 15 Maret 2020 yang menghasilkan kepengurusan baru Partai Demokrat di bawah kepemimpinan bapak Agus Harimurti Yudhoyono adalah sah. Karena kongres tersebut sudah dilakukan secara demokratis sesuai mekanisme yang diatur di dalam AD/ART Partai Demokrat," papar Bupati Tapanuli Selatan periode 2005-2010 itu.

"Keabsahannya telah pula dikuatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia melalui Surat Keputusan Nomor M.HH-09.AH.11.01, tanggal 18 Mei 2020 tentang Pengesahan Perubahan Susunan  Kepengurusan Partai Demokrat Masa Bakti 2020-2025," tambahnya.

Sehingga, lanjut Ongku, sebagaimana kode etik partai serta arahan yang selalu disampaikan Ketua Majelis Tinggi Partai, Susilo Bambang Yudhoyono, bahwa setiap kader Partai Demokrat harus selalu mengedepankan cara berpolitik yang baik dan santun, maka tindakan segelintir kader Demokrat beserta bekas kader yang merencanakan makar tersebut sama sekali tidak bisa ditolerir.

Untuk itu, sebagai salah seorang kader Demokrat, sekaligus Pengurus DPP Partai Demokrat masa bakti 2011–2015 yang selalu menjunjung tinggi konstitusi dan kode etik partai, Ongku menyatakan tetap mendukung dan setia pada Kepengurusan Partai Demokrat periode 2020-2025 yang sah, sesuai hasil Kongres V.

"Mengutuk keras dan bertekad melawan setiap upaya pengkhianatan, makar, dan gerakan inkonstitusional lainnya yang tidak sesuai dengan AD/ART dan kode etik Partai Demokrat," imbuh Caleg DPR RI Partai Demokrat, Dapil Sumut 2, pada Pemilu Legislatif 2014 dan 2019 tersebut.

Dirinya juga bertekad untuk tetap solid menjaga persatuan di bawah panji Partai Demokrat. Pun berjuang bersama untuk membesarkan dan mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di bawah kepemimpinan AHY dalam upaya memenangkan Pemilu 2024 mendatang.

"Meminta dengan hormat kepada Mahkamah Partai, Dewan Kehormatan, serta Majelis Tinggi Partai Demokrat untuk mengambil tindakan tegas terhadap kader yang berencana makar sesuai dengan ketentuan yang diatur di dalam AD/ART serta kode etik Partai Demokrat," demikian Ongku P Hasibuan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya