Berita

Bisnis

Beralih Ke Teknologi Chip, Ganti Kartu ATM bank bjb Gratis

RABU, 24 FEBRUARI 2021 | 00:35 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

bank bjb mengimbau seluruh nasabahnya untuk segera menukarkan Kartu ATM/Debet berteknologi pita magnetik dengan kartu ATM/Debet baru yang berteknologi chip.

Imbauan ini sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia No.17/52/DKSP tanggal 30 Desember 2015, dimana ditetapkan bahwa seluruh kartu debit dan kartu ATM harus sudah menerapkan teknologi chip paling lambat tanggal 31 Desember 2021. Setelah itu kartu ATM dengan pita magnetik akan tidak dapat digunakan bertransaksi.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan, nasabah bank bjb dapat menukarkan kartu lama dengan kartu baru di seluruh jaringan kantor bank bjb.


"Caranya mudah. Silahkan bawa kartu ATM yang lama, buku tabungan dan KTP. Penukaran ini tanpa dipungut biaya sepeserpun," terang Widi.

Penggunaan kartu ATM/Debet berteknologi chip relatif lebih aman dari ancaman pemalsuan dan pencurian saat digunakan untuk bertransaksi. Langkah pembaruan menjadi teknologi chip ini sesuai dengan arahan Bank Indonesia. Hal ini dilakukan demi melindungi nasabah, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman saat bertransaksi menggunakan kartu ATM/Debet bank bjb.

Kartu berteknologi chip ini juga memiliki sejumlah kelebihan lain. Kartu ATM/Debet teknologi chip berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dapat digunakan untuk transaksi di seluruh mesin EDC berlogo GPN tanpa dikenakan biaya kepada nasabah.

Mekanisme kartu chip ini juga bagian dari upaya untuk mewujudkan industri sistem pembayaran yang lebih efisien dan lebih baik.

Penggunaan kartu ATM/Debet berteknologi chip mulai diterapkan sejak tahun 2017. Sesuai Surat Edaran Bank Indonesia, penggunaan kartu ATM/Debet berteknologi chip ini diberlakukan bertahap. Awal tahun 2022, semua jenis kartu ATM/Debet berteknologi pita magnetik tidak lagi digunakan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Prabowo Sampaikan KEM-PPKF di DPR, Purbaya Sebut Ada Pesan Penting

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:15

Gibran Berpeluang Jadi Lawan Prabowo pada 2029

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:01

Saatnya Menguji Kanal BoP Bebaskan WNI

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:55

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Kadin-Pemkot Jakpus Kolaborasi Berdayakan UMKM

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:18

Empat Tersangka Kasus Penipuan Calon Mitra SPPG Diamankan Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:16

Ini Respons Airlangga soal Rumor Pembentukan Badan Khusus Ekspor Komoditas

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:00

Razman Nasution Tak Boleh Lolos seperti Silfester Matutina

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:30

Putusan MK Wajib Dipatuhi, SE Jampidsus Tak Bisa Buka Tafsir Baru

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:11

Alumni Lemhannas Tegas Mendukung Ketahanan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:02

Selengkapnya