Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Politik

Mardani: Mas Anies Berpeluang Besar Diusung PKS

SENIN, 22 FEBRUARI 2021 | 16:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka jalan politik untuk Anies Baswedan di 2024 mendatang.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengatakan, peluang tersebut ada dengan catatan Gubernur DKI Jakarta itu harus masuk menjadi kader PKS.

Terlebih Anies kerap kali menempati posisi yang cukup tinggi dalam berbagai riset yang dilakukan lembaga survei.


“Mas Anies besar peluangnya diusung PKS. Walau semua keputusan ada di Majelis Syuro,” kata Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/2).

PKS sendiri hingga kini masih berkeinginan untuk mengusung jagoan di Pilpres 2024 dari kadernya sendiri.

“PKS akan membahasnya di Majelis Syuro dan berusaha untuk memajukan kadernya menjadi calon pemimpin nasional,” tandasnya.

Anies Baswedan belakangan memang masih menjadi tokoh yang diperhitungkan. Beberapa lembaga survei bahkan kerap menempatkan elektabilitas Anies di tiga besar.

Salah satu yang terbaru adalah hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) tentang 'Evaluasi Publik Terhadap Kondisi Peluang Terhadap Kondisi Nasional dan Peta Awal Pemilu 2024' yang digelar pada 25 hingga 31 Januari 2021.

Dalam survei ini, Anies berada di urutan ketiga dari 14 nama dalam simulasi tertutup yang akan dipilih apabila Pemilu Presiden 2024 digelar hari ini.

Anies dipilih sebanyak 13,1 persen responden. Di atas Anies ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 14,7 persen, dan urutan pertama ada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan 25,3 persen.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya