Berita

Presiden Joko Widodo dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate/Net

Politik

Pembuatan Pedoman Interpretasi UU ITE Jadi Tanda Pemerintah Tidak Sinkron

KAMIS, 18 FEBRUARI 2021 | 10:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ada ketidaksinkronan antara Presiden Joko Widodo dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate dalam menyikapi wacana revisi UU 19/2016 tentang perubahan atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengurai bahwa ketidaksinkronan itu terjadi tatkala Menteri Johnny berencana membuat pendoman interpretasi UU ITE sebagai tindak lanjut apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo.

Padahal, presiden menginginkan agar UU ITE direvisi dan pasal-pasal karet dihapus demi memberi rasa aman bagi masyarakat.


“Ini sekali lagi menunjukkan inkonsistensi pemerintah. Mestinya secara etika tidak boleh Menteri menjelaskan apa yang beda dengan arahan Presiden,” tegas Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (18/2).

Menurutnya, jauh berbeda antara dilakukan revisi atau membuat pedoman interpretasi. Hal tersebut, dianggapnya sebagai ketidakseriusan pemerintah untuk melakukan revisi UU ITE.

Legislator dari Fraksi PKS ini menegaskan, akan lebih baik jika pemerintah melakukan revisi UU ITE dan bukan sebatas membuat pedoman interpretasi.

“Revisi UU ITE. Dampak buruknya sangat jelas. Melemahkan modal sosial kita,” tandasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya