Berita

Politikus PKS, Mardani Ali Sera/Ist

Politik

Punya Pandangan Berbeda, Mardani Justru Dorong KPK Terapkan Usulan Wamenkumham

KAMIS, 18 FEBRUARI 2021 | 10:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebuah pandangan berbeda diungkap anggota fraksi PKS DPR RI, Mardani Ali Sera, terkait pernyataan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiarej. Wamenkumham menyebut Edhy Prabowo dan Juliari Batubara bisa dituntut hukuman mati lantaran melakukann korupsi di tengah bencana.

“Bravo untuk Wamenkumham, yang lugas memberi landasan Pasal 2 ayat 2 UU pemberantasan korupsi,” kata Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (18/2).

“Mendorong agar KPK benar-benar menggunakan usulan Wamenkumham ini dalam amar tuntutannya,” sambungnya.


Menurut Mardani, figur Prof Edward OS Hieraj memiliki rekam jejak yang bagus terkait hukum. Sehingga usulannya perlu dipertimbangkan JPU KPK.

“Wacana penggunaan Pasal 2 ayat 2 ini perlu digaungkan. Apalagi pertama dalam sejarah reformasi, Indeks Persepsi Korupsi kita turun,” imbuhnya.

Terkait pandangan sejumlah pihak kalau Wamenkumham kurang pas melontarkan opini lantaran berstatus pejabat tinggi negara, Mardani melihatnya dengan kacamata berbeda.

“Beliau ahli dan pendapatnya punya bobot. Saya beranggapan beliau bicara dalam kapasitas sebagai ahli hukum,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya