Berita

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah/Net

Politik

Aceh Termiskin Se-Sumatera, Gubernur Diminta Evaluasi Kinerja Sekretaris Daerah

KAMIS, 18 FEBRUARI 2021 | 10:10 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh yang menyatakan angka kemiskinan di Aceh bertambah 19 ribu orang per September 2020 menunjukkan buruknya kinerja para birokrat di Tanah Rencong.

Karena itu, Sekretaris Daerah sebagai pemimpin birokrasi punya tanggung jawab untuk menjelaskan kepada publik alasan kenapa Aceh menjadi Provinsi termiskin se-Sumatera.

"Dari setiap kebijakan yang telah dibuat, birokrasi adalah mesin dalam menjalankan dan mengaplikasikan kebijakan tersebut, jika ada kebijakan yang selanjutnya gagal dalam pelaksanaan maka bisa dipastikan kinerja birokrasi tersebut tidak berjalan maksimal,” ujar pengurus dan aktivis GPS (Gerakan Pemuda Shubuh), Muttaqin, melalui keterangannya, Rabu (17/2), dikutip Kantor Berita RMOLAceh.


Mutaqin mengatakan, Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, harus menjelaskan dan memberi informasi kepada masyarakat terkait "Predikat Daerah Termiskin". Sehingga predikat tersebut tidak diarahkan kesalahannya pada satu pihak saja, akan tetapi menjadi tanggung jawab bersama.

Di sisi lain, Taqwallah sangat getol melakukan inspeksi-inspeksi dan rapat-rapat terhadap bawahan. Akan tetapi setiap gerakan tersebut tidak memiliki output yang jelas guna memaksimalkan jalannya birokrasi.

Belum lagi, imbuh Muttaqin, laporan dan keluhan dari beberapa ASN mengatakan cara kinerja Sekda terlalu banyak memberikan tekanan-tekanan terhadap bawahan. Roda birokrasi berjalan didasari oleh ketakutan sehingga nuansa kinerja birokrasi jauh dari rasa kesegaran.

“Oleh sebab itu, kami meminta agar Gubernur Aceh mengevaluasi kembali kinerja birokrasi Aceh yang dalam hal ini dijabati oleh Sekda Aceh, Taqwallah. Hal tersebut dianggap penting guna untuk mewujudkan Aceh Hebat,” tegas Muttaqin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya