Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

AHY: Kader Demokrat Layak Sambut Gembira Elektabilitas Yang Mencapai 2 Digit

KAMIS, 18 FEBRUARI 2021 | 08:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) secara ilegal dan inkonstitusional bukan sekadar masalah internal partai demokrat. Keterlibatan faktor eksternal dalam gerakan ini juga bukan sekadar berita bohong.

Begitu tegas Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam pesan yang dikirim ke pengurus Demokrat tingkat daerah dan pusat, Rabu malam (18/2).

“Karena (keterlibatan faktor eksternal) telah dibuktikan dengan data dan fakta,” urainya dalam pesan yang diteruskan Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra kepada Kantor Berita Politik RMOL.


Kepada kader Demokrat, AHY menekankan bahwa masalah GPK-PD bukan hanya persoalan ketum dan DPP PD semata, tetapi juga menyangkut semua kader. Termasuk menyangkut posisi dan eksistensi para pimpinan dan pengurus DPD, DPC, PAC, ranting, para pimpinan dan anggota Fraksi-PD, para pimpinan dan pengurus organisasi sayap, serta seluruh kader Partai Demokrat.

Lebih lanjut, AHY menekankan bahwa Partai Demokrat layak menyambut gembira hasil berbagai survei nasional yang menunjukkan tren kenaikan elektabilitas partai.

“Yang mencapai dua digit dan berada di urutan tiga besar,” tegasnya.

Selain itu, Demokrat juga bersyukur perolehan hasil Pilkada 2020 melebihi dari target yang ditetapkan. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan kerja keras seluruh kader, dengan berkah dan rahmat Tuhan Yang Maha Besar.

“Mari kita tingkatkan dengan kerja keras dan soliditas kader,” sambung AHY.

Sebagai penutup pesan, AHY memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap jajaran pimpinan dan pengurus Partai Demokrat yang telah memberikan pernyataan terbuka terkait kesetiaan terhadap kepemimpinannya. Termasuk kesiapan dan keberanian kader untuk melawan para pelaku GPK-PD.

“Saya yakin deklarasi terbuka seperti ini makin menguatkan soliditas kader satu sama lain. Sehingga kita yakin benar, siapa saja yang benar-benar setia, solid, dan bulat tekadnya untuk terus membesarkan partai,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya