Berita

Lobster polikultur berbasis air laut hasil riset dan pengembangan Elon Farm/Net

Bisnis

Buat Terobosan, Elon Farm Berhasil Kembangkan Polikultur Berbasis Air Laut

RABU, 17 FEBRUARI 2021 | 11:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Setelah berhasil melakukan riset dan pengembangan budidaya polikultur ikan, sayuran dan udang galah dengan sistem resirkulasi air tawar yang dikenal dengan freshwater aquagriculture, Elon Farm kembali berhasil melalukan riset dan pengembangan metode sejenis yang berbasis air laut.

Tim riset Elon Farm di bawah komando penelitian Institut Pertanian Bogor (IPB) Doktor Joel, berhasil melakukan riset dan pengembangan pangan dari komoditas hasil laut.

Marine Aquagriculture begitu sang pencipta metode ini menyebutnya. Berlokasi di Buleleng Bali, Elon Farm sekitar 4 bulan terakhir terus memantapkan sistem Marine Aquagriculture ini.


"Di sini kami berhasil membuat terobosan polikultur berbasis air laut, komoditas utama adalah ikan kerapu, lobster dan anggur laut," ucap Doktor Joel dalam keterangannya, Rabu (17/2).

Metode Aquagriculture ini lanjutnya adalah sebuah paradigma baru dalam menciptakan ekosistem yang nyaman untuk polikultur. Ekosistem buatan ini memiliki banyak keunggulan dibanding ekosistem alami.

"Mereduksi faktor penghambat dan memaksimalkan faktor penunjang, sehingga spesies yang dibudidayakan lebih merasa nyaman dan tentram," lanjut Joel.

"Dengan demikian semua spesies yang dibudidayakan dalam serial metode yang kami beri nama Aquagriculture TRG-01 (freshwater), Aquagriculture TRG-02 (sea water) dan Aquagriculture TRG-03 (brackish water) ini hidup berdampingan dan saling memacu pertumbuhan," katanya lagi.

Selain itu, kata Doktor Joel, kelebihan dari ketiga serial metode aquagriculture ini adalah minimum cost tapi high produktivitas. Sistem ini terlihat modern tapi semua bahan dan peralatan yang digunakan sederhana dan mudah didapatkan.

"Sistem ini tidak memerlukan peralatan canggih dengan segala jenis sensor," ucap Joel menambahkan.

Terakhir dijelaskannya, kunci keberhasilan dari sistem ini adalah ketekunan serta harus memiliki rasa untuk menjaga kestabilan ekosistem.

Dan saat ini, pihaknya sedang melakukan riset dengan motede yang sama, tapi berbasis air payau, sekitar dua bulan lagi akan terlihat hasilnya.

"Komoditasnya yaitu ikan baramundi, udang vaname, kepiting bakau dan anggur laut," tutup Doktor Joel.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya