Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendengar penjelasan dari Direktur Utama ITDC tentang pembangunan Sirkuit Mandalika di Lombok, NTB beberapa waktu lalu/Net

Politik

Dukung Program Bangkit 2021, LaNyalla: Utamakan Platform Karya Anak Bangsa

SELASA, 16 FEBRUARI 2021 | 15:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tren dunia yang semakin digital, harus mampu diikuti Indonesia. Untuk itu, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendukung langkah pemerintah yang meluncurkan program Bangun Kualitas Manusia Indonesia (Bangkit) 2021 di bidang teknologi.

LaNyalla mengatakan, sebanyak 3.000 mahasiswa ditargetkan pemerintah untuk mengikuti program Bangkit 2021.

"Perkembangan teknologi di dunia semakin pesat. Mereka yang tidak bisa mengikuti tren ini, akan semakin tertinggal. Perkembangan teknologi tidak perlu dilawan, tapi harus diikuti," tutur LaNyalla, Selasa (16/2).


Untuk mendukung hal tersebut, senator asal Jawa Timur ini menilai Indonesia membutuhkan SDM yang berkualitas dan penuh inovasi.

"Untuk itu, kita mendukung program Bangun Kualitas Manusia Indonesia atau Bangkit 2021. Apalagi dalam program ini dilakukan pengembangan karir di bidang teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Denga cara ini, kita bisa terus seiring jelan dengan tren yang terus populer dalam dunia digital," harapnya.

Dijelaskan LaNyalla, banyak perusahaan beralih ke dunia digital atau menjadi perusahaan unicorn. Menurutnya, hal ini akan terus tumbuh sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang serba praktis dan cepat.

"Yang perlu dicermati adalah, kita harus punya keberpihakan untuk mengutamakan karya anak negeri. Bukan platform yang dimiliki asing. Itulah pentingnya kita memerlukan sumber daya manusia yang handal di bidang ini dan dukungan pemerintah yang konkret," tukasnya.

Sebab, platform asing hanya akan memanfaatkan pengguna di Indonesia. Yang ujungnya menguntungkan asing sebagai pemilik modal.

"Memang dalam persaingan tidak bisa dihindari, tapi kita harus punya keberpihakan," imbuh mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu menambahkan, selain memacu pertumbuhan ekonomi, bidang yang satu ini juga mampu menumbuhkan iklim investasi yang cukup besar.

"Sebab, potensi pasar yang ada masih sangat terbuka. Masih sangat bisa untuk dieksplorasi. Potensi ini yang kita harapkan bisa dimaksimalkan anak-anak muda Indonesia," ujarnya.

LaNyalla pun berharap pelatihan yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para mahasiswa.

"Serap ilmu yang diberikan dengan baik-baiknya. Karena, mahasiswa harus siap menghadapi tantangan global, terutama bidang teknologi digital serta siap mengembangkan karier melalui AI dan digitalisasi," harapnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya