Berita

Poster tuntutan pembebasan Aung San Suu Kyi/Net

Dunia

Pengacara: Aung San Suu Kyi Akan Ditahan Hingga 17 Februari

SENIN, 15 FEBRUARI 2021 | 11:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemimpin Myanmar yang digulingkan, Aung San Suu Kyi dikabarkan akan tetap ditahan hingga Rabu (17/2) untuk menjalani sidang pengadilan dan tidak akan dibebaskan pada Senin (15/2) seperti yang diperkirakan semula.

Hal tersebut diungkap oleh pengacaranya, Khin Maung Zaw kepada wartawan di Naypyitaw pada Senin, seperti dimuat Reuters.

"Kami datang ke sini untuk menyerahkan surat kuasa kami dan berdiskusi dengan hakim distrik. Menurut dia, penahanan itu sampai 17 (Februari) dan tidak hari ini," ujarnya.


Khin Maung Zaw mengatakan ia juga masih berupaya untuk mengunjungi Aung San Suu Kyi sesuai dengan hukum.

Ada pun pembebasan Aung San Suu Kyi nantinya akan ditampilkan melalui konferensi video.

"Apakah itu adil atau tidak, Anda dapat memutuskan sendiri," ucap Khin Maung Zaw ketika ditanya perihal persidangan.

Aung San Suu Kyi ditahan oleh militer dalam upaya kudeta pada 1 Februari. Militer kemudian mengambil alih kekuasaan dan menyatakan keadaan darurat selama satu tahun.

Militer kemudian menuding Aung San Suu Kyi telah mengimpor radio walkie-talkie secara ilegal yang membuatnya ditahan. Militer juga menyebut pemilu yang dimenangkan oleh partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) penuh kecurangan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya