Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan/Ist

Bisnis

Menko Luhut: 25 Toilet Danau Toba Dikontrakkan Ke Mister Loo

SENIN, 15 FEBRUARI 2021 | 00:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebanyak 25 toilet di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba, Sumatera Utara akan dikelola oleh Mister Loo.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan lewat akun media sosialnya, ketika menyampaikan progres pembangunan sejumlah infrastruktur di kawasan Sumatera Utara.

“Ada 25 toilet, saya ulangi 25 toilet yang dibangun di spot-spot turis di Danau Toba. Ini CSR dari beberapa perusahaan dan sekarang kita kontrakkan kepada Mister Loo,” ucap Menko Luhut dikutip redaksi, Minggu (14/2).


Mister Loo merupakan organisasi yang mengurus WC atau toilet pada kancah internasional berbasis di Swiss dengan konsep toilet inovatif yang menawarkan toilet bersih dengan teknologi mutakhir.

“Mister Loo ini yang punya organisasi mengurus WC secara internasional, jadi bapak ibu sekalian WC itu penting (di tempat wisata),” imbuhnya.

Menurutnya, tempat wisata di Danau Toba Sumater Utara perlu dilengkapi dengan fasilitas toilet umum berstandar internasional. Hal itu dikarenakan Danau Toba akan menjadi salah satu destinasi wisata prioritas pemerintah.

“Karena, di tempat-tempat spot turis jika tidak ada WC itu, tidak ada air tidak ada gunanya. Akhirnya kita ambil (Mister Loo), kita bikin sumur kita tarik ke atas itu berjalan,” katanya.

Pihaknya berharap pembangunan 25 toilet dengan menggandeng Mister Loo dan beberapa CSR dari luar negeri ini bisa berbarengan dengan pembangunan infrastruktur lainnya di Sumatera Utara.

“Kita berharap 25 toilet ini harus bersamaan dengan semua selesainya ini dari mulai Dermaga Porsea Balige dan seterusnya ini,” tandssnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya