Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Prabowo Seperti Jalankan Politik Oportunis, Tidak Setia Value Perjuangan

SABTU, 13 FEBRUARI 2021 | 06:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada kecenderungan politik oportunis yang diperankan Partai Gerindra dalam posisinya di koalisi pemerintah.

"Prabowo dan Gerindra seperti menjalankan peran politik yang sedikit oportunis, tidak terlalu setia kepada value perjuangan, tapi lebih pada melihat peluang untuk berkuasa, dan peluang untuk di-endorse oleh kekuasaan atau gelombang yang besar," kata pakar hukum tata negara, Refly Harun dikutip dari Channel YouTub-nya, Sabtu (13/2).

Hal itu disampaikan Refly merujuk sikap Prabowo dan Gerindra masuk ke pemerintahan dan didukung oleh kondisi sistem presidential threshold serta peta kekuatan koalisi partai politik saat ini.


Bila kondisi ini tetap bertahan, ia memprediksi Pilpres 2024 hanya akan menghadirkan dua pasang calon. Bahkan bukan tidak mungkin akan ada calon tunggal.

Ia kemudian mencontohkan adanya skenario peluang duet Prabowo Subianto dan Puan Maharani untuk dimajukan di 2024.

"Ya itu kalau ada kesetiaan dari PDIP memajukan Prabowo-Puan dan kemudian di-endorse parpol di istana," sambungnya.

Di sisi lain, perjuangan idealis yang mengedepankan kepentingan lebih besar seperti yang diutarakan Prabowo saat pidato Ultah ke-13 Gerindra sejatinya perjuangan tidak mengenal posisi atau jabatan.

"Jadi mau di dalam atau di luar pemerintahan, harusnya Prabowo sebagai orang yang dipilih sebagian rakyat Indonesia menyuarakan hal-hal yang idealistik. Itulah sejatinya kepentingan yang lebih besar bagi bangsa dan negara," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keakraban Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 14:21

Hasto Soroti Fiskal hingga Demokrasi Tanggapi Rencana Jokowi Keliling Indonesia

Senin, 01 Juni 2026 | 14:19

Patroli Jalan Kaki Berujung Penangkapan Anggota KKB Intan Jaya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:43

PDIP: Kehadiran Megawati di Istana Tak Terkait Oposisi atau Koalisi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:38

Prabowo Dorong Transformasi Nasional Menuju Ekonomi Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 13:37

Keandalan Listrik Jadi Prioritas untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:31

Kenapa 1 Juni Ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila? Ini Sejarah dan Alasannya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:30

Kontroversi LCC Empat Pilar MPR Berlanjut ke Pengadilan, Sidang Dimulai Besok

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Kembalikan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Lenteng Agung Arah Depok Ditutup hingga Selasa Pagi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:21

Selengkapnya