Anggota DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) alias Ibas/Net
Pasar merupakan salah satu pusat bertemunya penjual dan pembeli dari berbagai lapisan sosial. Tidak heran, lokasi pasar erat dengan adanya kerumunan. Sebelum pandemi Covid-19, kerumunan bukanlah hal asing, namun saat ini keramaian, perlu dihindari.
Saat pandemi seperti sekarang, lagi-lagi masyarakat kecil yang terkena imbasnya. Penjual di pasar kehilangan pembeli.
Pasar Sukorame, Trenggalek melakukan gebrakan besar. Bersama dengan Kementerian Perdagangan, mengubah sistem pasar tradisional dengan mengikuti ketentuan protokol kesehatan.
Protokol kesehatan yang dimaksud, tidak lain menetapkan jarak yang cukup antara penjual dengan pembeli; pembeli dengan sesama pembeli. Selain memastikan adanya akses wastafel untuk cuci tangan dan ketersediaan hand sanitizer, serta menerapkan aturan wajib penggunaan masker pada penjual dan pembeli.
Pada peresmian Pasar Sukorame Trenggalek yang dilaksanakan, Rabu petang (10/2), anggota DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono menyalurkan sejumlah bantuan alat pendukung protokol kesehatan dan memberikan sambutannya secara virtual.
Sekitar 50 pedagang yang hadir di lokasi acara mendengarkan sambutan EBY alias Ibas dengan saksama. Dia mengungkapkan bahwa sejatinya pasar merupakan bentuk ekonomi kerakyatan yang perlu terus disempurnakan.
Ibas akan terus mengawal pembangunan pasar bersama dengan Kementerian Perdagangan.
"Saya akan terus mendukung program-program seperti ini agar bisa terus ditingkatkan di Dapil 7, tentunya dengan standar SNI dan protokol kesehatan yang ketat sehingga pasar terus dapat memperhatikan aspek kebersihan dan keamanan," lanjut ketua Fraksi Partai Demokrat ini.
Tidak hanya sebatas kebersihan dan keamanan, Ibas juga berharap ke depannya, akan ada inovasi dalam pengembangan pasar dan adopsi teknologi modern dapat diterapkan di masa depan.
"Mari, kita jaga pasar ini untuk semua; untuk kita," ujar Ibas di tengah sambutannya.
Mengingat waktu yang dialokasikan tidak banyak, Ibas mengakhiri sambutannya dengan mendoakan peserta yang hadir dapat menjadi pedagang yang terus berkembang dan sukses menjadi masyarakat yang lebih produktif di kehidupan yang indusif. Sebelum menutup sambutan dan meresmikan pembukaan Pasar Sukorame, Ibas mempersilakan warga untuk menyampaikan aspirasinya.
"Terima kasih kepada Mas Ibas karena telah membantu pembangunan Pasar Sukorame," ucap Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Sukorame Mashani. Ibas pun membalas ucapan terima kasih dan menutup sambutannya.