Berita

Presiden Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Turki Terlibat Pelanggaran Berat HAM, 50 Senator Desak Biden Beri Peringatan Kepada Erdogan

RABU, 10 FEBRUARI 2021 | 15:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 50 senator menandatangani surat bipartisan yang mendesak agar Amerika Serikat (AS) memberi peringatan keras terhadap Turki yang sejauh ini telah melakukan banyak pelanggaran HAM.

Para senator mencatat, sebagai sekutu dan mmitra penting di wilayah utama dunia, AS memiliki peluang untuk memengaruhi catatan hak asasi manusia Turki yang bermasalah.

Para senator menulis, AS harus menekan para sekutu dan mitra dengan standar yang lebih tinggi dan berbicara terus terang dengan mereka tentang masalah hak asasi manusia karena itu adalah kemunduran demokrasi.


"Kami mendesak Presiden Biden untuk menekankan kepada Presiden Erdogan dan pemerintahannya bahwa mereka harus segera mengakhiri tindakan keras mereka terhadap perbedaan pendapat di dalam dan luar negeri, membebaskan tahanan politik dan tahanan hati nurani, dan membalikkan arah otoriter mereka,"  isi surat yang ditulis para senator dan diunggah di laman senate.gov, Rabu (10/2).

Turki telah terkait dengan sejumlah tindakan keras yang semakin otoriter terhadap perbedaan pendapat baik dalam negeri maupun luar negeri.

Para senator menilai, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyingkirkan oposisi, membungkam atau mengkooptasi media yang kritis, menumpas para hakim yang independen dan menggantinya dengan loyalis partai, serta memenjarakan sejumlah jurnalis.

Kebijakan luar negeri Presiden Erdogan juga semakin agresif dari waktu ke waktu.

"Dalam beberapa tahun terakhir, dia dengan berani menyerang Kurdi yang didukung AS yang memerangi ISIS di Suriah, dia membeli sistem pertahanan udara Rusia meskipun ada peringatan bahwa mereka tidak kompatibel dengan teknologi AS, dan dia mendorong Azerbaijan untuk menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan sengketa wilayah dengan Armenia," papar para senator dalam surat itu.

Disebutkan juga bahwa Presiden Erdogan telah berusaha untuk menekan AS dan negara-negara lain agar mengekstradisi warga Turki yang dia salahkan atas kudeta yang gagal pada 2016.

"Pemerintah Erdogan telah berusaha untuk membungkam kritik di Amerika Serikat seperti Enes Kanter, pemain NBA, dan menempatkan red notice Interpol padanya," lanjut surat itu.

Pelopor penandatangan surat itu adalah Senator Wyden dan Rubio, anggota parlemen teratas di Komite Intelijen Senat AS, dan ditandatangani oleh antara lain,  Senator Charles Schumer (D-NY), John Thune (R-SD), Richard Durbin (D-IL), Roger Wicker (R-MS), Patrick Leahy (D -VT), Thom Tillis (R-NC), Chuck Grassley (R-IA), Sherrod Brown (D-OH), John Cornyn (R-TX), dan Tammy Baldwin (D-WI).

Selain itu juga ada senator Joni Ernst (R-IA), Patty Murray (D-WA) , James Lankford (R-OK), Brian Schatz (D-HI), Kevin Cramer (R-ND), Richard Blumenthal (D-CT), Cindy Hyde-Smith (R-MS), Maggie Hassan (D-NH) , Mike Rounds (R-SD), Cory Booker (D-NJ), Susan Collins (R-ME), dan puluhan senator lainnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya