Berita

Anggota DPRD Kota Semarang M. Sodri/RMOLJateng

Nusantara

Soroti Banjir Parah Di Kota Semarang, Fraksi PKB Minta Kapasitas Pompa Air Dimaksimalkan

SELASA, 09 FEBRUARI 2021 | 18:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sejak Sabtu hingga Selasa (6-9/2) beberapa kawasan di Kota Semarang tergenang banjir. Diantaranya di Kecamatan Tugu, Gayamsari, Semarang Utara dan Genuk.

Banjir terparah terjadi di Genuk, genangan airnya mencapai 1,5 meter atau sedada orang dewasa.  

Anggota DPRD Kota Semarang Fraksi PKB M. Sodri meminta pemerintah segera mengupayakan air segera surut dengan mengoperasikan dan memaksimalkan kapasitas dua rumah pompa pengendali banjir di Kali Sringin Genuk dan di Kali Tenggang Gayamsari.


Wakil Rakyat dari Genuk ini menengarai, pompa pengendali banjir tidak beroperasi maksimal. Beberapa rumah pompa, diantaranya di Banjardowo tidak berfungsi.

Sehingga, air terus menggenangi kawasan. Aktivitas masyarakat menjadi terganggu. Bahkan kekurangan bahan makanan dan air bersih.

"Baru kali ini banjirnya parah. Genangan mencapai 1,5 meter dan tidak surut hingga empat hari. Akibat pompa pengendali banjir tidak beroperasi maksimal,” ujar Sodri dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Selasa, (9/2).

Sodri meminta Pemerintah Kota Semarang berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun pemerintah pusat.

Khususnya Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang berwenang menangani masalah tersebut.

Sodri menambahkan, daerah tersebut adalah kawasan hilir dari Semarang bagian timur. Sehingga air mengumpul di kawasan tersebut. Jika tidak segera ditangani, maka akan terjadi banjir besar setiap curah hujan tinggi.

Data di Pemerintah Kota Semarang menunjukkan, terdapat enam rumah pompa di kawasan Semarang bawah dekat Genuk.

Yaitu rumah pompa Muara Sringin, Genuk Babon, Pasar Banjardowo, Karangroto, Muara Tenggang dan Pasar Waru.

Semua pompa di rumah-rumah pompa itu berfungsi dengan baik, kecuali dua pompa di Muara Sringin yang diduga tidak beroperasi maksimal.

Tahun 2020 Menteri PUPR Basuki Hadimulyono bersama BBWS Pemali Juwana sudah mengganti lima mesin yang rusak di rumah pompa Kali Sringin.

Lima pompa itu untuk mendukung Sistem Polder Kali Sringin ntuk pengendalian banjir di Semarang bagian Timur.

Sistem Polder Kali Sringin dirancang dapat menyedot air hingga 10 m3/detik atau 10 ribu liter/detik dengan lima pompa berkapasitas masing-masing 2 ribu liter/detik memompa air ke laut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya