Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Terbukti Efektif, Maroko Lanjutkan Vaksinasi Lansia Dengan Vaksin Sinopharm

SELASA, 09 FEBRUARI 2021 | 18:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas kesehatan Maroko dalam pernyataan terbarunya mengatakan bahwa vaksin buatan China, Sinopharm efektif untuk diberikan kepada lansia. Oleh karenanya, pemerintah Maroko memutuskan untuk terus menggunakan vaksin tersebut untuk memvaksinasi populasi berusia 60 tahun ke atas.

Pernyataan tersebut juga menekankan bahwa banyak negara, termasuk Maroko telah mengizinkan penggunaan vaksin China tanpa menentukan batasan usia apa pun.

“Data yang tersedia dari kampanye vaksinasi Maroko menunjukkan tidak ada peningkatan efek samping pada orang yang divaksinasi berusia 60 tahun ke atas dibandingkan dengan orang lain yang menerima vaksin Sinopharm,” kata Kementerian Kesehatan Maroko dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (9/2).


“Sejauh ini, hanya delapan orang dalam kelompok usia ini yang melaporkan efek samping ringan setelah menerima dosis Sinopharm, yang setara dengan 2,2 kasus per 10.000,” ujarnya.

Uji klinis fase III dari vaksin Sinopharm, sebagian dilakukan di Maroko, termasuk orang berusia 60 tahun ke atas dan menunjukkan toleransi yang baik pada populasi ini, kata pernyataan itu.

Uji klinis fase III menunjukkan kemanjuran keseluruhan 86 persen dan keamanan yang baik, tambahnya.

Maroko telah meluncurkan kampanye vaksinasi nasional di 3.000 lokasi pada 29 Januari, setelah mendapatkan 66 juta dosis vaksin Covid-19 dari Sinopharm China dan Universitas Oxford Inggris dan AstraZeneca.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya