Berita

Presiden China, Xi Jinping/Net

Dunia

Xi Jinping Janjikan Negara Eropa Tengah Dan Timur Peningkatan Impor Hingga 170 Miliar Dolar

SELASA, 09 FEBRUARI 2021 | 17:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden China, Xi Jinping berjanji untuk meningkatkan impor dari Negara-negara Eropa Tengah dan Timur (CEEC), khususnya produk pertanian.

Hal itu disampaikan Xi saat hadir dalam pertemuan puncak virtual dengan para pemimpin negara-negara anggota CEEC pada Selasa (9/2).

China, kata Xi, menargetkan peningkatan 50 persen dalam perdagangan pertanian bilateral. Dalam janjinya, ia mengatakan berencana untuk mengimpor lebih dari 170 miliar dolar AS produk dari CEEC selama lima tahun ke depan.


"Kerja sama China-CEEC didasarkan pada salin menghormati dan tidak memiliki ikatan politik," ujar Xi, seperti dikutip Anadolu Agency.

Dia mengatakan, semua negara yang terlibat, terlepas dari ukurannya, merupakan mitra yang setara dalam mekanisme kerja sama.

"Dipandu oleh keyakinan bahwa '17 plus 1 dapat menghasilkan lebih dari 18', kami telah menyiapkan kerangka kerja sama multi-dimensi yang dipimpin oleh KTT para pemimpin dan mencakup lebih dari 20 sektor untuk memastikan partisipasi semua negara CEEC," ujarnya.

CEEC sendiri memiliki 17 negara anggota, yaitu Albania, Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Republik Ceko, Hongaria, Polandia, Rumania, Republik Slowakia, Slovenia, Estonia, Latvia, Republik Makedonia Utara, Lituania, Kosovo, Serbia dan Montenegro.

Lebih lanjut, Xi menyerukan untuk memperluas kerja sama dengan negara-negara CEEC, termasuk bidang ekonomi digital, e-commerce, dan perawatan kesehatan.

Dia juga mendesak agar China dan negara-negara CEE bersama-sama menerapkan Perjanjian Paris untuk mengatasi perubahan iklim, serta memperdalam pertukaran dan kerja sama di berbagai bidang termasuk ekonomi hijau dan energi bersih.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya