Berita

Angkatan Udara Amerika Serikat kerahkan bomber B-1 ke Norwegia/Net

Dunia

Kirim Sinyal Ke Rusia, AS Tugaskan Empat Bomber B-1 Ke Norwegia

SELASA, 09 FEBRUARI 2021 | 15:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mengerahkan empat bomber B-1 dan pasukan ke Norwegia pertama kalinya untuk mengirim pesan kepada Rusia.

Menurut pejabat pertahanan AS, bomber dan pasukan tersebut dikirim dari Angkatan Udara Dyess di Tecas ke Pangkalan Udara Orland di Norwegia. Pasukan akan melakukan misi di Lingkaran Arktik dan wilayah udara internasional di lepas barat laut Rusia selama tiga pekan ke depan.

Dengan pengerahan tersebut, para pejabat mengatakan, AS ingin mengirim pesan bahwa Washington akan bereaksi lebh cepat terhadap potensi agresi Rusia.


"Kesiapan operasional dan kemampuan kami untuk mendukung sekutu dan mitra serta merespons dengan cepat sangat penting untuk kesuksesan gabungan," ujar Komandan Angkatan Udara AS di Eropa dan Afrika, Jenderal Jeff Harrigian, seperti dikutip 9News, Selasa (9/2).

Selama beberapa bulan terakhir, Pentagon telah mengoperasikan kelompok bomber B-52 serupa di Timur Tengah.

Pengerahan bomber ke Norwegia sendiri seiring dengan pernyataan Presiden Joe Biden yang menunjukkan akan mengambil pendekatan lebih keras ke Rusia daripada pendahulunya, Donald Trump.

Dalam panggilan telepon pertamanya bersama Presiden Vladimir Putin pada akhir bulan lalu, Biden bahkan menyoroti berbagai tindakan agresif Rusia, termasuk serangan siber hingga penahanan Alexei Navalny.

Departemen Pertahanan AS juga telah menyatakan keprihatinan atas langkah militer Rusia yang menutup akses ke Arktik dan memiliterisasi wilayah tersebut.

Angkatan Laut AS sendiri secara rutin berlayar di kawasan tersebut untuk menyampaikan pesan bahwa pihaknya akan menjaga akses maritim di wilayah tersebut.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya