Berita

Clubhouse/Net

Dunia

Clubhouse Akhirnya Kena Blokir China, Pengguna Kecewa

SELASA, 09 FEBRUARI 2021 | 14:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah China telah memblokir aplikasi audio yang dikembangkan oleh perusahaan Amerika Serikat (AS), Clubhouse, yang sebelumnya populer di kalangan warga Tirai Bambu.

GreatFire.org yang berisi aktivis anti-sensor mengatakan, Clubhouse telah diblokir untuk pengguna di China sejak Senin (8/2) pukul 7 malam waktu Beijing.

Beberapa waktu terakhir, aplikasi tersebut tengah diganderungi oleh warga China dengan ribuan pengguna, bahkan menjadi trending di platform Weibo.


Clubhouse menjadi populer setelah awal bulan ini CEO tesla Elon Musk dan CEO Robinhood Vlad Tenev mengadakan diskusi di platform tersebut.

Di China, para pengguna menggunakan Clubhouse untuk berkumpul melakukan diskusi tentang isu-isu sensitif, seperti kamp penahanan Xinjiang, kemerdekaan Taiwan, hingga UU keamanan nasional Hong Kong.

Sejak Senin malam, para pengguna Clubhouse mengeluh mengalami masalah akses di akukn Weibo mereka. Sejymlah tangkapan layar menunjukkan bahwa server tidak aman.

"Clubhouse telah ditutup," ujar seorang pengguna Weibo, seperti dikutip Reuters.

"Ini terlalu cepat," ujar lainnya kecewa.

Sejauh ini pihak Clubhouse dan otoritas China belum memberikan komentar.

Clubhouse diluncurkan pada awal 2020 oleh Alpha Exploration yang berbasis di AS. Aplikasi tersebut hanya tersedia untuk perangkat iOS dan tidak tersedia di toko aplikasi Apple lokal di China.

Pemblokiran Clubhouse sendiri tidak begitu mengejutkan mengingat China telah memblokir sejumlah aplikasi buatan Barat, termasuk Twitter, Facebook, dan YouTube.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya