Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Semua Orang Di Inggris Bisa Mendapatkan Vaksin, Termasuk Migran Tanpa Dokumen

SELASA, 09 FEBRUARI 2021 | 10:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Inggris akan membebaskan akses vaksin Covid-19 gratis kepada semua orang yang tinggal di Inggris yang masuk dalam katergori pekerja garis depan. Pemberian vaksin ini juga berlaku kepada para migran yang tidak berdokumen.

Kementerian kesehatan mengatakan kepada pejabat di Layanan Kesehatan Nasional (NHS) bahwa orang yang menerima vaksinasi Covid-19 serta pengujian dan perawatan, berlaku untuk semua warga dan tidak perlu menjalani pemeriksaan status kewarganegaraan, seperti dikutip dari AFP, Semin (8/2)

"Migran tidak berdokumen di Inggris masih bisa mendapatkan vaksin Covid tanpa harus menjalani pemeriksaan status. Siapa pun di Inggris dapat mendaftar ke dokter dan mengakses perawatan medis  gratis, terlepas dari status imigrasi mereka," isi pernyataan kementerian kesehatan pada Senin (8/2).


Inggris sejauh ini telah memvaksinasi 11 juta orang dengan suntikan Pfizer dan AstraZeneca. Negara yang telah jatuh akibat krisis kesehatan selama pandemi ini mengharapkan program vaksinasi bisa menjadi jalan keluar dari wabah virus corona.  

Kemudahan akses vaksin kepada orang yang berada di garis depan termasuk kepada para migran tidak berdokumen ini dipandang sebagai solusi bagi keberhasilan program vaksin di Inggris, serta harapan dapat menekan kekhawatiran adanya sentimen komunitas.

Para pejabat Inggris khawatir sejumlah besar komunitas kulit hitam Afrika dan Asia Selatan akan enggan mengambil bagian dalam pemberian vaksin karena adanya isu dan ketidakpercayaan akan vaksin.

Diperkirakan ada 1,3 juta orang yang tanpa status hukum yang sah yang berada di Inggris.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya