Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan/Net

Politik

Menko Luhut Minta GP Ansor Jatim Bantu Kampanye Protokol Kesehatan

SELASA, 09 FEBRUARI 2021 | 10:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kondisi ekonomi di Indonesia saat ini dipengaruhi oleh pandemi Covid-19. Pandemi ini menyebabkan berbagai negara mengetatkan kebijakan pencegahan penularan, sehingga perekonomian pada tahun 2020 terkonstraksi secara global.

Begitu kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan saat menggelar diskusi bersama organisasi Islam, GP Ansor Jawa Timur secara virtual bertajuk “Merawat Perdamaian untuk Pemulihan Ekonomi Nasional”, Senin malam (8/2).

Luhut menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia mengalami kontraksi yang cukup dahsyat. Oleh karena itu, Menko Luhut mengajak GP Ansor Jawa Timur untuk bekerja sama dalam membantu pemerintah menstimulus pertumbuhan ekonomi serta melakukan penanganan Covid-19.


“Dalam 7 hari terakhir ini, nilai angka positif dan nilai angka pasien yang sembuh dari Covid-19 seimbang. Tetapi, masih diperlukan berbagai strategi untuk terus menekan pertumbuhan angka positif,” ujar Menko Luhut.

Dia mengurai bahwa strategi yang digunakan oleh pemerintah saat ini adalah berfokus kepada 8 provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan Bali.

Adapun strategi yang akan diterapkan berupa perubahan perilaku serta deteksi awal penyebaran Covid-19, pembangunan pusat karantina dan isolasi, serta manajemen perawatan Covid-19 yang akan difokuskan ke-8 provinsi dengan kasus terbanyak.

“Oleh karena itu, saya minta kepada GP Ansor untuk dapat membantu kampanye protokol kesehatan kepada masyarakat, baik di setiap kegiatan keagamaan atau organisasi, dan juga membantu identifikasi kasus di masyarakat dan menyediakan tempat untuk karantina atau isolasi mandiri,” katanya.

Menko Luhut turut menjelaskan terkait penerapan UU Cipta Kerja yang dapat membantu kemudahan perizinan usaha masyarakat. Kemudahan yang akan didapatkan oleh masyarakat dalam sektor Usaha Mikro dan Kecil (UMK) adalah perizinan tunggal, pemberian fasilitas layanan bantuan dan perlindungan hukum, serta mekanisme pendaftaran secara online yang dapat mengurangi potensi adanya korupsi.

“Berbagai kemudahan ini diberikan oleh pemerintah, agar seluruh usaha masyarakat dapat berkembang secara merata,” tambahnya.

Kemudahan pembukaan UMK bagi masyarakat, disambut baik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Melalui adanya kemudahan ini, Pemerintah Daerah Jawa Timur akan mendorong masyarakat untuk mengembangkan ekonomi melalui format ekonomi kreatif atau penggarapan lahan yang dapat dipakai untuk tanam kopi dan cokelat,” jelasnya.

Menko Luhut menyimpulkan bahwa gambaran perekonomian di 2021 akan menunjukkan perbaikan, berdasarkan dengan penanganan Covid-19, ketersediaan stimulus fiskal, implementasi UU Cipta Kerja yang dapat mempermudah investasi, serta kebijakan pengembangan industri nilai tambah di Indonesia.

Hal ini juga disambut baik oleh Ketua GP Ansor Jawa Timur Syafiq Syauqi. Menurutnya, GP Ansor Jawa Timur saat ini juga sedang mengembangkan usaha ekonomi kreatif bagi anggota di bidang kuliner, fashion, dan juga sinematografi.

Webinar ini juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih yaitu Bupati Lumajang Cak Thoriq, Bupati Pasuruan Gus Irsyad, Bupati Trenggalek Cak Ipin, Wakil Bupati Jember Gus Firjaun, Bupati Gresik Gus Yani, Bupati Sidoarjo Gus Muhchdor, dan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

“Saya minta GP Ansor Jawa Timur dapat bekerja kompak dengan Pemerintah Daerah untuk sama-sama berkoordinasi terkait usaha masyarakat yang bisa dikembangkan, sehingga dapat turut serta beperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutup Menko Luhut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya