Berita

Salah satu titik banjir di Kabupaten Kendal/Net

Nusantara

Selain Kota Semarang, Banjir Juga Genangi 72 Desa Di Kendal Jawa Tengah

SABTU, 06 FEBRUARI 2021 | 19:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Selain di Kota Semarang, banjir di Jawa Tengah juga terjadi di Kabupaten Kendal.

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kendal sejak Jumat malam (5/2) hingga Sabtu (6/2) mengakibatkan sejumlah sungai yang ada di Kendal meluap.

Luapan sungai Waridin, sungai Blorong, sungai Kendal serta intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Kendal bagian atas, membuat ribuan rumah terendam banjir.


Kasi Darlog BPBD Kendal, Iwan Sulistiyo, mengatakan, intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan sungai-sungai di Kendal meluap dan menggenangi ribuan rumah warga.

"Memang intensitas hujan yang tinggi sejak semalam sampai hari ini mengakibatkan sungai-sungai di Kendal meluap dan luapannya menggenangi ribuan rumah warga,” kata Iwan dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Kali ini, ribuan rumah di 72 desa dari dua belas kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal, terendam banjir. Banjir mulai menggenangi rumah-rumah warga mulai pukul lima pagi.

"Saat ini kami sedang melakukan pendataan dan yang terendam banjir ada 72 desa/kelurahan dari 12 kecamatan yang ada di Kendal. Ini data terakhir kami siang ini,” jelasnya.

Ketinggian air yang menggenangi jalan-jalan desa maupun pemukiman warga bervariatif mulai dari tiga puluh sentimeter hingga enam puluh sentimeter.

Pihak BPBD Kerndal telah mendatangi lokasi-lokasi rumah warga yang terendam banjir dan melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terendam banjir.

"Kami sudah melakukan evakuasi terhadap warga di sejumlah desa yang genangannya terlalu tinggi. Genangan airnya variative ya mulai 30 cm sampai 60 cm. Petugas kami yang dilapangan juga berupaya membantu warga,” tambahnya.

BPBD Kendal akan mendirikan posko dan dapur umum di balai desa yang terdampak banjir.

"Saat ini kami sedanga mempersiapkam bantuan-bantuan dan aakan mendirikan posko serta dapur umum,” pungkasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya