Berita

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra/Net

Politik

Jawab Eks Tenaga Ahli KSP, Herzaky: Prestasi Moeldoko Itu Apa, Kok Mau Ambil Alih Partai Demokrat?

SABTU, 06 FEBRUARI 2021 | 17:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan eks Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV KSP, Bambang "Beathor" Suryadi yang menyebut Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko pantas menjadi Presiden 2024 menggunakan kendaran Partai Demokrat, dinilai keliru.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menegaskan, Indonesia tidak kekurangan figur dengan kapabilitas dan integritas moral politik yang berkeadaban serta berdemokrasi dengan terhormat.

Seperti diketahui, nama Moeldoko menjadi sorotan dan diduga berada dibalik gerakan upaya kudeta Agus Harimurti Yudhoyono dari jabatan ketua umum Partai Demokrat.   


"Tidak berdasar. Indonesia ini tidak kekurangan orang pintar dan orang dengan kapabilitas tinggi untuk menjadi pemimpin," ujar Herzaky kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (7/2).

"Kepala Staf Presiden Moeldoko memang doktor dan jenderal, tapi apakah beliau punya etika dan paham fatsun politik?" imbuhnya menegaskan.

Herzaky justru merasa heran dengan sikap tidak terpuji ditunjukkan oleh para pelaku Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) yang disebut didalangi oleh Moeldoko itu.

Pasalnya, mereka mengajak para pemilik suara di Partai Demokrat bertemu dengan berbohong bakal memberikan bantuan bencana.

Namun ternyata, setelah bertemu malah membahas mengenai pencapresan Moeldoko untuk 2024 dengan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat sebagai langkah awalnya.

"Bahkan, kemudian menjanjikan insentif Rp 100 juta rupiah per orang jika setuju melaksanakan KLB. Ini masuk dalam kategori money politics yang sangat merusak sendi-sendi demokrasi kita," katanya.

"Apakah pantas seorang Kepala Staf Presiden, orang dekat presiden, jenderal pula, bersama timnya, melakukan kebohongan dan tipu daya agar kader-kader kami mau bertemu?" sambung Herzaky.

Politikus muda Partai Demokrat ini juga menanyakan prestasi dan keberhasilan dari mantan Panglima TNI itu dalam hal memimpin sebuah partai politik apabila maju pada gelaran Pilpres 2024 mendatang.

"KSP Moeldoko ini keberhasilannya memimpin partai mana, ya? Setahu kami, beliau pernah menjadi pengurus salah satu partai lain sebelum ini. Ada prestasi dan terobosan apa beliau di partai sebelumnya? Memimpin partai itu tidak mudah," herannya.

"Janganlah gagal di tempat lain, lalu mau jalan singkat, melakukan gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat yang sedang naik daun," tegasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya