Berita

Ngozi Okonjo-Iweala dari NIgeria/Net

Dunia

Yoo Myung-hee Dari Korsel Mundur, Ngozi Okonjo-Iweala Dari Nigeria Calon Kuat Sekjen Perempuan Pertama WTO

SABTU, 06 FEBRUARI 2021 | 10:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Langkah Ngozi Okonjo-Iweala, wakil wanita Nigeria pertama yang mecalonkan diri sebagai kepala Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) semakin terbuka lebar, setelah pesaingnya, Menteri Perdagangan Korea Selatan Yoo Myung-hee mundur dari pencalonan pada Jumat (5/2) waktu setempat.

Jika terpilih, Okonjo-Iweala akan menjadi perempuan asal Afrika sekaligus wanita pertama di dunia yang mempimpin organisasi tersebut.
Ia sendiri mengaku tak sabar menantikan akhir dari kontestasi itu.

"Ada pekerjaan penting yang harus dilakukan bersama," kata Okonjo-Iweala, yang juga mantan menteri keuangan dan eksekutif Bank Dunia dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (6/2).

"Ada pekerjaan penting yang harus dilakukan bersama," kata Okonjo-Iweala, yang juga mantan menteri keuangan dan eksekutif Bank Dunia dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (6/2).

Pencalonan Okonjo-Iweala sempat diwarnai penentangan dari pemerintahan mantan Presiden Donald Trump setelah panel pemilihan WTO merekomendasikannya sebagai kepala pada bulan Oktober lalu.

Posisi direktur jenderal WHO tak terisi sejak Roberto Azevedo dari Brasil, berhenti awal Agustus tahun lalu. Penggantinya mau tidak mau harus siap menghadapi resesi yang disebabkan Covid, ketegangan AS-China, dan meningkatnya proteksionisme.

Menilik karir Okonjo-Iweala, dia adalah menteri keuangan Nigeria dua kali dan pernah menjabat sebagai menteri luar negeri wanita pertama negara tersebut.

Sekarang wanita berusia 66 tahun itu ingin memecahkan penghalang lain saat dia berusaha menjadi orang Afrika dan wanita pertama yang memimpin WTO.   
Tapi tidak semua orang setuju bahwa rekam jejaknya sempurna.

Sarah Chayes, penulis 'Thieves of State' sebuah buku tentang korupsi mengatakan, saat Okonjo menjadi menteri keuangan satu miliar dolar lenyap dari pendapatan minyak negara itu.

"Okonjo-Iweala mungkin telah melakukan beberapa reformasi transparansi teknokratis di kementeriannya, tetapi faktanya, hampir satu miliar dolar sebulan hilang dari pendapatan minyak ketika dia menjadi menteri keuangan," katanya.

Chayes berharap pemunjukkan Okonjo bisa dipertimbangkan lagi.

Olanrewaju Suraju, dari kelompok kampanye Agenda Pembangunan Manusia dan Lingkungan menegaskan, mestinya Okonjo bisa mengungkapkan masalah korupsi di negaranya sendiri sebelum ambil bagian dalam peran barunya nanti. 

"Dia membiarkan korupsi tingkat tinggi membusuk di bawah rezim," kata Suraju. 

Meskipun Okonjo sudah menjadi calon kuat, pemilihan kepala WTO masih menunggu keputusan Washington.

Secara teori, WTO bisa saja mengadakan pertemuan dengan 164 anggotanya untuk mengkonfirmasi ketua berikutnya dalam waktu singkat.
Namun, beberapa delegasi melihat hal itu tidak mungkin mengingat pilihan perwakilan perdagangan Biden, Katherine Tai, belum dilantik. Deputi yang berbasis di Jenewa juga belum dipilih.
Sementara, pemimpin Kamar Dagang Internasional John Denton mendesak anggota WTO untuk bertindak cepat mengingat situasi saat ini yang membutuhkan penanganan segera.

Sejumlah mantan pejabat pemerintah AS, diplomat dan akademisi juga telah menulis surat kepada Biden pada 19 Januari lalu, untuk memintanya untuk mendukung Okonjo-Iweala.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya