Berita

Staf Maskapai Myanmar National Airlines/Net

Dunia

Staf Maskapai Ikut Serta Dalam Kampanye Anti-Militer, Pembangkangan Sipil Myanmar

SABTU, 06 FEBRUARI 2021 | 08:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aksi protes anti-militer meluas sampai kepada staf penerbangan Myanmar National Airlines. Pada Jumat (5/2) mereka bergabung dengan pegawai negeri sipil lainnya, mengumumkan partisipasi mereka dalam 'Kampanye Pembangkangan Sipil' melalui media sosial.

"Kami tidak memiliki keinginan untuk mengakui pemerintahan militer yang baru," ujar mereka dalam berbagai postingan.
 
'Kampanye Pembangkangan Sipil' telah bergerak sejak 2 Februari, satu hari setelah terjadi kudeta. Namun meningkat dalam beberapa hari terakhir seiring dengan meluaskan dukungan untuk Aung San Suu Kyi, pemimpin de facto Myanmar.  


Para staf melakukan Kampanye Pita Merah di tempat kerja, menunjukkan ketidaksenangan mereka atas tindakan militer.

"Kami menunjukkan keberatan kami atas pemindahan kekuatan paksa militer dengan mengenakan pita merah saat bekerja," kata seorang insinyur penerbangan, seperti dikutip dari Myanmar Time, Jumat (5/2).

Sekitar 50 pramugari juga ikut kampanye dengan tidak masuk kerja, tambahnya.

Direktur Myanmar National Airlines U Naing Saw Lwin belum bersuara, kecuali mengatakan ia belum melihat apa yang terjadi di kantor pusat. Saat ini maskapai tengah berkonsentrasi pada pembukaan penerbangan yang baru saja dilakukan Kamis (4/2).

Gerakan Pembangkangan Sipil pertama kali diluncurkan pada 2 Februari oleh asisten dokter sebagai protes terhadap pemindahan paksa kekuasaan Tatmadaw dan keadaan darurat satu tahun yang diberlakukan oleh pemerintah militer.

Gerakan ini telah mendapat dukungan publik yang luas dan telah diikuti oleh lebih dari 80 rumah sakit dan banyak institusi lain di seluruh negeri, termasuk maskapai penerbangan negara.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya