Michael Cohen mantan pengacara Donald Trump/Net
Beberapa pekan setelah lengser, serangan terhadap mantan presiden AS Donald Trump belum mereda. Bekas pengacara pribadinya pun bahkan bersuara tentang 'skandal seks' Trump dengan bintang porno Stormy Daniels.
"Dia seorang yang... sosiopat narsistik!" ujar Michael Cohen tentang bos lamanya.
Cohen terpaksa harus mendekam selama tiga tahun di penjara karena dianggap terlibat 'menyuap' sang bintang porno sebesar 130.000 dolar AS agar tidak bersuara tentang perselingkuhan itu.
Selain menggambarkan mantan majikannya sebagai sosipat narsistik, dalam wawancara ekslusif '60 Minutes' dengan sebuah jaringan media, Cohen juga mengaku menyesal atas apa yang menimpa dirinya gara-gara perbuatan kotor Trump, seperti dikutip dari
9News, Jumat (5/2).
Selama menjadi pengacara Trump lebih dari satu dekade, berulang kali Cohen mencoba menutupi skandal seks Trump. Hubungan keduanya memburuk saat Cohen harus masuk penjara.
Cohen telah menjalani dua tahun penjara. Pandemi virus corona menguntungkannya, karena ia diijinkan menghabiskan sisa hukumannya di rumah hingga November 2021.
Pada 2019, Cohen bersaksi kepada sidang Komite Kongres AS yang setuju untuk berterus terang tentang rahasia terkotor Donald Trump.
Cohen dikenal luas sebagai 'Tukang Suap Trump' selama mengabdi dari 2006 sampai 2018. Cohen memiliki jabatan penting lainnya yaitu wakil presiden Trump Organization, dan penasihat pribadi Trump.
Menelusuri kisah ini, pada 2019,
The Guardian pernah memuat pengakuan dari Stormy Daniels 'teman selingkuh Trump'. Dialah wanita di tengah salah satu skandal paling terkenal yang menimpa Gedung Putih.
Daniels mengakui semua yang ia lewati bersama Trump dan melabelinya sebagai penjahat karena membantah apa yang pernah mereka lewati bersama.
Ia menerima uang 130.000 dolar AS sebagai 'uang tutup mulut' untuk tidak membicarakan masalah itu selama pemilu 2016 yang kemudian dimenangkan Trump.