Berita

Pemilihan kepala daerah (Pilkada)/Net

Politik

Sejalan Dengan KPU, Fraksi Nasdem: Sejak Awal Kami Tolak Penyerentakan Pemilu Dan Pilkada

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 15:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengungkapkan keberatannya jika pemilihan kepala daerah (Pilkada) digabung dengan pemilu serentak (pileg dan pilpres) pada 2024.

Pasalnya, KPU memiliki pengalaman pahit banyak petugas berguguran saat pemilu serentak 2019. Apalagi jika pilkada digabung pada 2024, maka beban KPU akan tambah besar dan kompleks.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI, Ahmad Ali sepakat dengan apa yang disampaikan KPU.


"Nasdem sejak awal sudah memberikan masukan kepada pemerintah bahwa berat beban kerja penyelenggara kalau pemilu dan pilkada disatukan di 2024," ucap Ahmad Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (5/2).

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem itu menambahkan, apabila pemerintah dan parlemen bersikukuh untuk menyelenggarakan pilkada digabung dengan pemilu 2024, maka Nasdem akan bersikap legowo meski tidak sepakat.

"Ya kan emang ada hak untuk tidak setuju? Emang terus kemudian kita mengatakan akan tidak mengikuti pilkada? Apa yang disampaikaan Fraksi Nasdem kemarim itu adalah masukan yang bisa dipertimbangkan oleh pemerintah," ucapnya.

Sembari menunggu keputusan pemerintah dan parlemen, Nasdem sendiri memberikan masukan-masukan terkait pilkada yang perlu dipisah dari pemilu 2024.

"Mumpung belum diputuskan Fraksi Nasdem memberikan masukan seperti itu, akan terjadi a,  b,  c, d dampaknya ini kita sudah sampaikan," katanya.

"Apakah itu sikap partai nanti ketum yang akan disampaikan, tapi batasan hari ini Fraksi Nasdem, melakukan kajian diskusi," ucap Ahmad Ali menambahkan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya