Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasde, Ahmad Ali/Net

Politik

Mentan Terancam Diganti, Nasdem: Selama Ini Syahrul Yasin Limpo Kerjanya Bagus

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 16:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dikabarkan bakal dicopot jabatannya pada reshuffle jilid kedua oleh Presiden Joko Widodo yang diduga dilakukan dalam waktu dekat.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Fraksi Partai Nasdem Ahmad Ali mengatakan Presiden Joko Widodo memiliki wewenang untuk melakukan reshuffle kabinetnya dengan dasar performa kinerja menterinya.

“Yang mengetahui kinerja baik buruk itu secara objektif dan subjektifnya kan ada dari Pak Presiden,” ucap Ahmad Ali di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (4/2).


Wakil Ketua Umum Partai Nasdem ini menambahkan, terkait Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang diisukan bakal dicopot jabatannya.

Nasdem justru melihat SYL memiliki kinerja baik selama menjabat sebagai mentan.

“Menurut kami selama ini mereka sudah bekerja secara baik, artinya indikator-idnikatornya adalah ketersediaan pangan dalam situasi pandemi seperti sekarang ini,” katanya.

Namun, penilaian dari partai, kata Ahmad Ali tidak bisa menjadi acuan bagi Presiden Joko Widodo dalam menilai kinerja anak buahnya.

“Tapi, penilaian dari partai itu tidak menjadi bahan pertimbangan presiden karena itu penilaian subjektivitas dari Partai Nasdem,” imbuhnya.

Dia menambahkan, Partai Nasdem mendorong kadernya untuk menjadi menteri. Nasdem mengatakan partainya menyerahkan pada Presiden Joko Widodo ingin menempatkan posisi kader Nasdem di mana.

“Tentunya, Pak Presiden menempatkan Pak Syahrul Yasin Limpo dan lain-lain (Siti Nurbaya dan Johny G Plate) dalam posisi kabinet itu atas pertimbangan objektif dan subjektivitas daripada beliau,” bebernya.

Pihaknya menolak untuk menanggapi isu miring terhadap kinerja menteri dari Partai Nasdem.

Sebabnya, Presiden Joko Widodo sendiri belum memberikan informasi terkait adanya reshuffle yang mengancam kader Nasdem.

“Hari ini ditanya tentang isu ya sebenarnya ngapain kita menanggapi isu, ngapain kita menanggapi isu. Karena sampai hari ini kita belum pernah mendengar pernyataan resmi daripada presiden tentang rencana reshuffle itu,” ucapnya.

“Tapi kalau kemudian memang terjadi reshuffle, Nasdem tidak pada posisi mengatakan iya dan tidak,” tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya