Berita

Menteri Petanian RI Syahrul Yasin Limpo bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh/Net

Politik

Ketua Joman: Sebelum Direshuffle, Menteri Nasdem SYL Lebih Baik Mundur

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 15:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat akan melakukan reshuffle kabinet jilid II. Pos Kementerian Pertanian dikabarkan akan dievaluasi oleh Presiden lantaran tidak memiliki performa bagus.

Hal itu disampaikan Ketua Relawan Joko Mania, Emmanuel Ebenezer ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/2).

Emmanuel mengatakan, selain tidak memiliki kinerja yang baik, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) terancam direshuffle lantaran tidak bisa membubarkan kelompok eks HTI yang masih banyak di internal Kementan.


"Pak Menteri SYL lebih baik mengundurkan diri daripada direshuffle, karena Pak SYL belum berhasil membubarkan HTI. Coba cek isi WA-nya kalau enggak percaya," tegasnya.

Jelas Emmanuel Ebenezer, kelompok eks HTI di Kementan melakukan upaya untuk menyusutkan langkah dan program dari Presiden Joko Widodo yang disampaikan oleh Mentan SYL.

Salah satu program yang disandera kelompok itu adalah program pupuk subsidi dan program pangan.

"Program Kementan ini tidak jalan, karena ada kelompok itu, Pak Menteri perlu evaluasi anak buahnya," ujar Emmanuel Ebenezerl juga.

Dia mengaku mendapatkan informasi bahwa program di Kementan banyak yang belum berhasil dilakukan. Sehingga, reshuffle jilid II ini berpotensi akan menyasar pos Kementan.

"Banyak program yang tidak well perform, dan program-program Pak Jokowi juga banyak yang tertahan karena ada kelompok itu (HTI)," demikian Emmanuel Ebenezer.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya