Berita

Grup Hip hop Wu-Tang Clan dengan logo band W. Namun W pada kaus yang dipesan staf Kanada telah diganti menjadi Wuhan/Net

Dunia

Kasus Kaos Kontroversial Berlanjut, Kemenlu China Sebut Penjelasan Kanada Tidak Meyakinkan

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 06:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polemik kaos pesanan seorang staf di Kedubes Kanada di Beijing, yang disebut-sebut telah menghina pemerintah China terkait asal-usul virus corona, terus berlanjut.

Pihak Kanada sendiri telah meminta maaf, seraya menjelaskan bahwa huruf 'W' yang terdapat dalam kaos dan ditulis menyerupai bentuk kelelawar itu adalah logo sebuah grup hip-hop asal New York, Wu-Tang Clan.

Namun, penjelasan tersebut sepertinya tidak memuaskan pihak China, karena meskipun W ditulis dengan karakter logo sebuah band, tetap saja W di sana ditulis sebagai Wuhan, bukan Wu-Tang Clan.


Di hadapan wartawan, Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin bahkan mengatakan bahwa penjelasan tersebut 'tidak meyakinkan'.

"Perbuatan salah dari staf Kanada yang bersangkutan, telah menyebabkan dampak yang mengerikan dan memicu kebencian dan ketidakpuasan yang kuat di antara orang-orang China," kata Wang, seperti dikutip dari AP, Rabu (3/2).

"Pihak Kanada harus menanggapi masalah ini dengan serius dan memberikan penjelasan kepada pihak China secepat mungkin," lanjutnya.

Di hari yang sama, juru bicara Kementerian Luar Negeri Kanada Christelle Chartrand mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “Logo T-shirt yang dirancang oleh seorang anggota Kedutaan menunjukkan huruf W, dan tidak dimaksudkan untuk mewakili seekor kelelawar,"

"Itu dibuat untuk tim staf Kedutaan yang menangani pemulangan warga Kanada dari Wuhan pada awal 2020," jelasnya.

“Ini adalah inisiatif pribadi dari seorang karyawan dan ini tidak didukung oleh Kedutaan Besar atau Urusan Global Kanada. Kami menyesali kesalahpahaman ini," kata Chartrand melalui email.

Kaos kontroversial tersebut dilaporkan dipesan musim panas lalu oleh seseorang di Kedutaan Besar Kanada di Beijing, dan polemik berkembang sejak ada seorang netizen membahasnya di jejaring media sosial China, Weibo.

Kontroversi soal kaos ini menjadi pemantik ketegangan baru di tengah terpuruknya hubungan Ottawa dan Beijing sejak akhir 2018. Bermula dari penangkapan dua pria Kanada yang dituduh sebagai mata-mata, tak lama setelah polisi Kanada menangkap kepala keuangan Huawei Meng Wanzhou.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya